Mencari suplemen herbal
Suplemen herbal adalah salah satu bentu obat diabetes herbal yang bisa dijadikan pilihan di masa modern ini, ketika industri obat-obatan bergerak lebih maju. Beberapa resep suplemen herbal berikut ini terdengar asing mungkin. Tetapi ternyata potensinya sebagai obat diabetes herbal tak dapat diragukan lagi. Untuk lebih mengenal beberapa suplemen herbal yang bisa dijadikan obat diabetes herbal akan dibahas pada artikel berikut.
Shilajit
Shilajit bisa ditemukan dengan mudah di sekitar Himalaya, Pegunungan Altai, Pegunungan Kaukasus, dan Pegunungan Gilgit-Baltistan. Bagi yang belum mengenalny, Shiljit adalah semacam minyak mineral yang keluar dari pengunungan tersebut. Warna yang muncul pada Shiljit biasanya mulai dari coklat terang hingga coklat gelap. Mengapa Shilajit dapat dijadikan obat diabetes herbal? Menurut penelitian Shilajit memiliki antioksidan tinggi yang banyak digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot, mengurangi rasa sakit pada penderita penyakit jantung, memperlambat penuaan dan meningkatkan kesuburan. Di samping itu ternyata konsumsi Shilajit bagus membantu menjaga kestabilan gula darah.
Shilajit banyak dijual di toko-toko obat. Untuk aturan konsumsinya bisa dicampur dengn susu, madu atau minyak wijen agar lebih mudah diterima lidah. Dosisnya 100-300 miligram perhari setiap pagi dan sebelum makan siang/malam.
Chromium
Jika mencari obat diabetes herbal yang bagus untuk menurunkan gula darah, maka chromium adalah suplemen terbaik. Poluaritas chromium sebagai suplemen dietary sedang banyak disukai orang-orang. Dengan konsumsi chromium tubuh akan mengalami penurunan mencari karbohidrat, mengelola lemak, hingga meningkatkan sensitifitas terhadap insulin.
Chromium mudah ditemukan di toko obat umumnya dengan berbagai bentuk seperti chromium picolinate, chromium polycotinte, dan chromium chloride. Chromium sendiri bisa dikonsumsi sebelum makan siang dan makan malam.
Alpha lipoic acid
Alpha Lipoic Acid atau ALA adalah antioksidan yang biasanya terdapat dalam kentang, bayam, brokoli, jantung, ragi, dan ginjal. Kegunaan suplemen ini biasanya untuk menyembuhkan sakit kepala, hilang ingatan, sakit ginjal, sakit pada liver, neuropathy, dan penyakit Lyme. Penelitian banyak menemukan bahwa ALA dapat menurunkan kadar glukosa darah dan obat paling potensial untuk menyembuhkan diabetes tipe 2.
Mencari suplemen ini juga tidak sulit karena mudah ditemukan di toko-toko obat umumnya. Mengonumsi 600 mg ALA setiap hari sebelum makan siang selama tiga minggu sudah cukup untuk mengembalikan keadaan.
Sumber: stylecraze.com
Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/rempah-dan-bumbu-yang-berperan-banyak-sebagai-obat-herbal-diabetes/
