Diabetes

Cara mengetahui tipe diabetes anda dengan Uji C-Peptide

Cara mengetahui tipe diabetes anda dengan Uji C-Peptide

Cara mengetahui tipe diabetes anda dengan Uji C-PeptideCara mengetahui tipe diabetes anda dengan lebih akurat adalah dengan melakukan Uji C-Peptide. Mengapa kita perlu mengetahui tipe diabetes yang kita miliki? Tipe diabetes seseorang perlu diketahui karena hal itu akan menentukan apa yang harus dilakukan dan bagaimana penanganannya. Hal ini dikarenakan untuk setiap tipe diabetes, akan berbeda cara penanganannya. Dengan mengetahui tipe diabetes anda, maka kemungkinan kesalahan dalam penanganan sehari-hari dapat dihindari.

Ada kekeliruan dalam masyarakat kita pada saat ini megenai tipe-tipe diabetes. Ada beberapa yang menyatakan terbagi menjadi diabetes tipe basah dan diabetes tipe kering. Faktanya, dalam dunia medis tidak mengklasifikasikan diabetes dengan tipe basah dan kering seperti yang disebutkan sebelumnya. Secara medis, tipe diabetes dibagi menjadi : Diabetes tipe 1, Diabetes tipe 2, Diabetes tipe 3 atau MRDM (Malnutrition Related Diabetes Mellitus), Diabetes tipe 4 atau Gestasional Diabetes Mellitus.

Selain keempat tipe di atas, ada juga diabetes yang disebabkan oleh penyakit lainnya. Misalnya penyakit liver atau hati. Untuk tipe-tipe diabetes, telah dibahas dalam artikel lain. untuk lebih dalamnya, mengenai tipe tersebut, silahkan cek DI SINI.

Baca juga :

Cara Mengetahui Tipe Diabetes dengan Uji C-Peptide

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui tipe diabetes adalah dengan melakukan pemeriksaan C-peptide. Yang dimaksud dengan pemeriksaan C-Peptide adalah pengukuran kadar C-Peptide dalam darah dan urin. C-peptide merupakan produk sampingan dr pankreas ketika memproduksi insulin. Kadar dari C-peptide berbanding lurus dengan produksi insulin. Pada umumnya, ketika kadar C-Peptide tinggi, maka itu artinya insulin yg diproduksi pankreas juga tinggi. Begitupun sebaliknya apabila kadar C-peptide rendah, maka produksi insulin pun juga rendah. Namun pada pengidap diabetes, kemungkinan besar akan memiliki kadar yang berbeda. Hal inilah yang pada akhirnya dapat digunakan untuk menentukan tipe diabet yang diidap oleh pasien.

Secara medis, pemeriksaan C-peptide tidak hanya digunakan untuk mengetahui tipe diabetes saja, namun juga membantu dalam diaknosa lainnya. Berikut beberapa manfaat yang didapat dari pemeriksaan C-peptide.

  1. Diagnosis Hipoglikemia;
  2. Membantu dalam klasifikasi DM;
  3. Penentuan fungsi sel beta dalam kondisi DM;
  4. Evaluasi kelengkapan proses pankreatektomi.

Persiap Diri

Untuk melakukan test C-Pepsida, biasanya pasien membutuhkan persiapan-persiapan khusus. Persiapan tersebut akan dapat berbeda untuk setiap kasus yang ada. Hal tersebut tergantung pada beberapa faktor, termasuk usia dan alasan melakukan pemeriksaan C-Pepsida. Anda mungkin akan diminta untuk berpuasa sebelum melakukan pemeriksaan tersebut. Anda juga mungkin akan diminta untuk menghentikan konsumsi obat yang biasa anda gunakan. Untuk lebih jelasnya, konsultasikan dengan dokter anda mengenai persiapan yang diperlukan apabila anda akan melakukan pemeriksaan ini.

Cara mengetahui tipe diabetes dengan menganalisa Hasil Uji C-Peptida

Informasi berikut hanya berfungsi sebagai panduan. Selalu konsultasikan dengan dokter anda untuk mendapatkan hasil yang tepat tentang kondisi diabetes anda.

Hasil Pemeriksaan C-Peptida dapat digolongkan dalam tiga klasifikasi, yaitu:

Normal
Kisaran normal untuk pemeriksaan C-peptida adalah 0,51-2,72 nanogram per mililiter (ng/mL). Kisaran ini juga dapat dinyatakan sebagai 0,17-0,90 nanomoles per liter (nmol/L).

Rendah
– Kadar C-Peptida yang rendah dan kadar gula darah yang tinggi dapat menjadi indikasi diabetes tipe 1.
– Kadar C-Peptida dan glukosa darah yang rendah dapat menjadi indikasi penyakit hati atau liver, infeksi berat, atau penyakit Addison.

Tinggi
Kadar C-peptida yang tinggi dengan kadar gula darah yang rendah dapat menjadi indikasi dari resistensi insulin, diabetes tipe 2. Atau disebut juga sindrom Cushing. Kadar C-peptida yang tinggi tetapi kadar glukosa darah yang rendah, mungkin juga sebagai akibat dari insulinoma (tumor pankreas). Kecuali apabila pengaruh obat penurun kadar gula darah.

Sekian artikel kali ini. Apapun tipe diabetes yang anda miliki, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan gaya hidup sehat. Hindari rokok, alkohol serta junkfood. Mulailah mengatur pola makan dan asupan nutrisi anda sesuai dengan kebutuhan anda sendiri. Rajin berolahraga dapat menjaga vitalitas tubuh anda. Hindari stress karena hanya akan menambah situasi tidak baik untuk anda. Tetap semangat dan seringlah berkumpul dengan keluarga.

Semoga bermanfaat.

Artikel lainnya : 

One thought on “Cara mengetahui tipe diabetes anda dengan Uji C-Peptide

Comments are closed.