Beda kondisinya tentu saja beda pula obat bagi pasien diabetes. Pada dasarnya diabetes dibagi menjadi dua yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Ada beberapa fakta yang harus dipahami tentang diabetes ini untuk menentukan obat diabetes yang tepat sesuai penyakitnya. Jangan sampai terjebak mitos sehingga malah mengonsumsi obat yang salah, memulai diet diabetes yang tidak sehat dan justru membahayakan kesehatan. Pahami fakta dan mitosnya dalam artikel ini.
Fakta diabetes tipe 1
Diabetes tipe satu disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin. Karena kondisi ini disebabkan oleh salah satu organ dalam tubuh yang tidak bekerja dengan benar maka tidak ada yang bisa dilakukan, termasuk konsumsi obat diabetes. Gaya hidup dan berat badan bukan sumber utama penyebab diabetes tipe 1.
Diabetes tipe 1 biasanya terjadi sejak anak-anak atau remaja. Kebanyakan orang mengira penyakit ini terjadi karena keturunan sehingga mereka yang tidak memiliki riwayat diabetes merasa lebih tenang. Tetapi diabetes tipe 1 ternyata bisa terjadi akibat virus atau infeksi juga. Sehingga jika gejala diabetes muncul pada anak kecil, meskipun tidak terdapat riwayat diabetes, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.
Fakta diabetes tipe 2
Terjadi ketika pankreas tidak mengeluarkan insulin dengan jumlah yang cukup untuk menjaga kestabilan gula darah. Obesitas adalah salah satu faktor penyebab diabetes tipe 2.
Jika diabetes tipe 1 bisa terjadi pada masa kanak-kanak, maka diabetes tipe 2 terjadi pada orang-orang yang berusia lebih dari 40 tahun. Gaya hidup yang salah yang dilakukan diusia muda biasanya menjadi penyebab seseorang mengalami diabetes di usia tua.
Mitos diabetes
Mitos yang pertama adalah ketika orang menganggap diabetes bukan penyakit parah dan tidak akan membunuh seseorang.
Sebenarnya diabetes berada di urutan teratas penyebab amputasi, gagal ginjal, dan penyakit jantung. 80% pengidap diabetes meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan jantung.
Mitos kedua yang sering terdengar adalah ketika pasien diabetes diharuskan mengonsumsi makanan dan minuman khusus diabetes.
Saat ini banyak produk makanan dan minuman yang khusus dibuat dengan label diabetes. kenyatannnya makanan dan minuman dengan label diabetes itu mengandung kalori tinggi dan lemak tak jenuh. Mereka sama sekali tidak membawa pengaruh bagi pasien diabetes. Makanan rendah karbo, tinggi serat adalah makanan yang lebih berguna dalam diet diabetes.
Mitos ketiga adalah orang dengan diabetes tidak bisa makan gula sama sekali.
Hal ini hampir tidak mungkin dilakukan karena semua makanan pasti akan mengandung gula di dalamnya. Gula sendiri juga merupakan komponen penting dalam diet sehingga tidak perlu benar-benar dihilangkan. Selama pasien diabetes mengikuti anjuran dokter termasuk dengan mengonsumsi obat secara rutin, mereka bisa memakan sesuatu dengan gula tanpa masalah.
