YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

FAKTA DAN MITOS TENTANG DIABETES DAN OBAT DIABETES

Beda kondisinya tentu saja beda pula obat bagi pasien diabetes. Pada dasarnya diabetes dibagi menjadi dua yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Ada beberapa fakta yang harus dipahami tentang diabetes ini untuk menentukan obat diabetes yang tepat sesuai penyakitnya. Jangan sampai terjebak mitos sehingga malah mengonsumsi obat yang salah, memulai diet diabetes yang tidak sehat dan justru membahayakan kesehatan. Pahami fakta dan mitosnya dalam artikel ini.

 

Fakta diabetes tipe 1

Diabetes tipe satu disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin. Karena kondisi ini disebabkan oleh salah satu organ dalam tubuh yang tidak bekerja dengan benar maka tidak ada yang bisa dilakukan, termasuk konsumsi obat diabetes. Gaya hidup dan berat badan bukan sumber utama penyebab diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 1 biasanya terjadi sejak anak-anak atau remaja. Kebanyakan orang mengira penyakit ini terjadi karena keturunan sehingga mereka yang tidak memiliki riwayat diabetes merasa lebih tenang. Tetapi diabetes tipe 1 ternyata bisa terjadi akibat virus atau infeksi juga. Sehingga jika gejala diabetes muncul pada anak kecil, meskipun tidak terdapat riwayat diabetes, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Fakta diabetes tipe 2

Terjadi ketika pankreas tidak mengeluarkan insulin dengan jumlah yang cukup untuk menjaga kestabilan gula darah. Obesitas adalah salah satu faktor penyebab diabetes tipe 2.

Jika diabetes tipe 1 bisa terjadi pada masa kanak-kanak, maka diabetes tipe 2 terjadi pada orang-orang yang berusia lebih dari 40 tahun. Gaya hidup yang salah yang dilakukan diusia muda biasanya menjadi penyebab seseorang mengalami diabetes di usia tua.

Mitos diabetes

Mitos yang pertama adalah ketika orang menganggap diabetes bukan penyakit parah dan tidak akan membunuh seseorang.

Sebenarnya diabetes berada di urutan teratas penyebab amputasi, gagal ginjal, dan penyakit jantung. 80% pengidap diabetes meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan jantung.

Mitos kedua yang sering terdengar adalah ketika pasien diabetes diharuskan mengonsumsi makanan dan minuman khusus diabetes.

Saat ini banyak produk makanan dan minuman yang khusus dibuat dengan label diabetes. kenyatannnya makanan dan minuman dengan label diabetes itu mengandung kalori tinggi dan lemak tak jenuh. Mereka sama sekali tidak membawa pengaruh bagi pasien diabetes. Makanan rendah karbo, tinggi serat adalah makanan yang lebih berguna dalam diet diabetes.

Mitos ketiga adalah orang dengan diabetes tidak bisa makan gula sama sekali.

Hal ini hampir tidak mungkin dilakukan karena semua makanan pasti akan mengandung gula di dalamnya. Gula sendiri juga merupakan komponen penting dalam diet sehingga tidak perlu benar-benar dihilangkan. Selama pasien diabetes mengikuti anjuran dokter termasuk dengan mengonsumsi obat secara rutin, mereka bisa memakan sesuatu dengan gula tanpa masalah.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/kenali-tanda-tandanya-sebelum-menentukan-obat-agar-diabetes-lebih-cepat-diatasi/

KENALI TANDA-TANDANYA SEBELUM MENENTUKAN OBAT AGAR DIABETES LEBIH CEPAT DIATASI

Meskipun tidak ada obat diabetes yang benar-benar bisa menyembuhkan diabetes, tetapi mengenali tanda-tandanya sejak awal akan banyak membantu mengurangi kemungkinan terburuk. Diabetes adalah kondisi ketika pankreas tidak memproduksi insulin sama sekali atau hanya memproduksi insulin dalam jumlah sedikit. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah glukosa yang ada dalam tubuh karena tidak semua digunakan sebagai energi dengan benar.

Menyadari tanda-tanda diabetes sejak awal akan membantu menentukan penanganan terhadap diabetes, termasuk obat, diet dan olahraga yang tepat. Meskipun tidak ada obat yang benar-benar menyembuhkan diabetes, setidaknya beberapa metode pengobatan membantu mengurangi resiko komplikasi diabetes.

 

Tanda-tanda diabetes

Gejala awal diabetes adalah rasa haus yang berlebihan. Orang-orang yang memiliki diabetes akan mencari minuman lebih sering dari yang dilakukan orang normal. Hal ini terjadi karena tingginya konsentrasi glukosa yang ada dalam darah.

Selain sering merasa haus mereka juga akan sering buang air kecil. Tubuh membantu menjaga kestabilan gula darah dengan mengeluarkannya melalui urin. Jika sering merasa ingin buang air kecil, mungkin bisa jadi gejala awal diabetes.

Terlalu banyak glukosa ternyata membuat makanan jadi tertahan di dalam perut dan membuat orang merasa mual, begah dan kembung.

Masalah pada kaki juga bisa jadi sinyal ada yang tidak beres pada tubuh. Perhatikan jika luka, bengkak atau rasa sakit di bagian kaki tidak sembuh dengan cepat dan mudah, bisa jadi ini adalah gejala diabetes.

Sering-seringlah melakukan pengecekan tentang kondisi tubuh secara keseluruhan. Tekanan darah tinggi tenyata juga menjadi peringatan awal diabetes.

Konsentrasi yang menurun, sering merasa mengantuk bisa jadi salah satu gejala dari banyak gejala lain terkait diabetes. Beberapa gejala lain juga bisa berupa kehilangan kesadaran yang terjadi mendadak dan sering.

Mungkin gejala yang satu ini akan sulit untuk dikenali tapi jika merasa nafas mulai beraoma manis sebaiknya segera periksa ke dokter. Nafas yang beraroma manis indikasi awal bahwa jumlah keton dalam tubuh terlalu tinggi dan merupakan komplikasi diabetes serius.

Kemunculan pecah-pecah pada kulit juga jadi tanda awal diabetes yang harus segera ditindak.

Mungkin tidak semua gejala ini dirasakan sekaligus dan meskipun tidak harus panik ketika salah satu gejala muncul, sebaiknya tetap waspada dan konsultasikan pada dokter. Jangan sembarangan menggunakan obat tanpa persetujuan dokter ahli diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tidak-selalu-dengan-obat-ini-cara-membesarkan-anak-dengan-diabetes/

TIDAK SELALU DENGAN OBAT, INI CARA MEMBESARKAN ANAK DENGAN DIABETES

Diabetes tipe 1 pada anak-anak

Tidak hanya tentang konsumsi obat yang harus diperhatikan ketika anak menunjukan tanda-tanda diabetes tipe 1 di usia dini. Pahami ketika seorang anak memiliki diabetes tipe 1 artinya mereka akan mengalaminya seumur hidup. Hal ini tentu berdampak pada keseluruhan hidup anak sehingga ini menjadi masalah yang harus diatasi bersama. Karena diabetes tipe 1 tidak memiliki obat yang bisa menyembuhkan, maka kerja sama dari orangtua dan keluarga lain sangat besar pengaruhnya untuk menjaga kesehatan anak.

 

Mengelola diabetes

Anak-anak mungkin akan merasa tidak nyaman dengan suntikan insulin dan proses pengecekan kadar gula darah, mereka akan selalu mencoba menghindari suntikan insulin dan pengecekan gula darah sebisa mungkin. Pengecekan gula darah sangat penting sebagai monitor yang mengendalikan kestabilan gula darah, mencegah terjadinya gula darah yang terlalu tinggi atau rendah. Karena pentingnya hal ini, sebagai orangtua harus mencari cara agar anak-anak bisa diyakinkan dan nyaman untuk melakukannya.

Mungkin anak-anak akan beberapa kali melewatkan suntikan insulin, bisa karena lupa atau karena memang disengaja. Sebagai orangtua yang khawatir dengan kesehatan anaknya, tentu ini akan membuat marah. Tetapi cobalah untuk memahami apa yang menyebabkan anak lupa untuk melakukan suntikan insulin. Jika karena lupa, cobalah cari cara agar mereka tidak lupa lagi dan melakukan suntikan insulin tepat waktu. jika disengaja karena merasa tidak nyaman, cari cara agar mereka tidak takut lagi dengan suntikan insulin.

Meskipun ada obat diabetes yang bisa mengendalikan gula darah, tetapi kondisi ketika gula darah mendadak tinggi akan membuat orangtua cemas. Sebagai orangtua harus pahami dan segera mengenali tanda-tanda diabetes pada anak yang bisa beragam bentuknya. Jika anak terlalu sering mengalami gula darah tinggi, mungkin metode atau obat diabetes yang digunakan perlu disesuaikan kembali. Untuk kondisi ini selalu konsultasikan pada dokter jika ada sesuatu yang diragukan atau keinginan untuk menggunakan obat diabetes tertentu.

Sama seperti mengenali kondisi gula darah tinggi, kenali juga tanda-tanda ketika gula darah anak terlalu rendah yang mungkin bisa bervariasi. Wajar jika orangtua menjadi cemas karena anak-anak sering kali tidak sadar jika gula darahnya sedang rendah. Ketika kondisi seperti ini terjadi orangtua harus segera membantu mereka untuk mencegah gula darah yang terlalu rendah sekaligus menjaga agar gula darah tidak terlalu tinggi.

Orangtua dan keluarga adalah support pertama anak-anak dengan diabetes tipe 1 maka penting untuk tahu bagaimana caranya mendukung kondisi tersebut untuk hidup secara normal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/apa-yang-harus-diketahui-guru-tentang-murid-dengan-diabetes-dan-obat-diabetes/

APA YANG HARUS DIKETAHUI GURU TENTANG MURID DENGAN DIABETES DAN OBAT DIABETES?

Memahami diabetes

Memahami tentang diabetes pada anak-anak beserta obat diabetes yang harus selalu dikonsumsi penting untuk dipahami orang-orang di sekitarnya. Tidak hanya keluarga di rumah tetapi juga guru yang ada di sekolah. Anak-anak biasanya mengidap diabetes tipe 1 dan kondisi ini tidak memiliki obat diabetes yang bisa memperbaiki kondisinya kecuali dengan insulin. Orang-orang dengan diabetes memang membutuhkan insulin untuk menjaga mereka tetap hidup normal. Info dasar yang harus dipahami para guru tentang murid dengan diabetes tipe 1 adalah makanan akan meningkatkan gula darah. Olahraga dan aktifitas fisik lain akan menurunkan kadar gula darah.

Dari situ guru harus paham bahwa ada hal-hal lain yang perlu dilakukan dengan murid yang memiliki diabetes tipe1 dan metode serta obat penanganannya.

 

Suntikan insulin bukan obat

Insulin bukan obat yang bisa menyembuhkan diabetes. Gula darah murid dengan diabetes akan selalu berubah-ubah dan tidak ada yang bisa dilakukan untuk benar-benar mengendalikan gula darahnya. Yang harus dipahami adalah suntikan insulin berfungsi untuk memenuhi kebutuhan insulin yang tidak dapat dihasilkan sendiri oleh tubuh. Insulin bertugas untuk membukakan pintu pada darah agar glukosa masuk dan tidak menumpuk dalam tubuh. Sehingga suntikan insulin bukan obat diabetes untuk menurunkan kondisi gula darahnya yang tinggi.

Makan di kelas

Guru harus paham ketika gula darah murid dengan diabetes tipe 1 mungkin akan mengalami gula darah yang naik turun tidak stabil. Ketika gula darahnya sedang rendah, mereka butuh untuk makan segera agar gula darahnya kembali stabil.

Sering ke toilet

Jika gula darah sedang rendah mereka butuh segera makan, tetapi ketika gula darahnya tinggi mereka akan sering ke toilet. Selain harus memaklumi kondisi ini, guru juga harus paham bahwa mungkin pada kondisi ini mereka harus mendapatkan perawatan yang tepat.

Terkadang mereka tidak akan mengatakannya langsung, maka sebagai guru harus mengenali gejala-gejala tersebut agar tidak terlambat menanganinya. Murid yang memiliki gula darah tinggi juga butuh untuk minum air dalam jumlah banyak untuk membantu gula darahnya cepat turun dan mencegah dehidrasi.

Cek gula darah

Murid dengan diabetes tipe 1 juga akan sering-sering mengecek kondisi gula darahnya, sebagai guru harus paham dan memaklumi kondisi ini ketika murid tidak melakukan beberapa perintah dengan serius.

Karena diabetes tipe 1 tidak memiliki obat untuk benar-benar menyembuhkannya, yang bisa dilakukan adalah memahami adanya aturan yang sedikit berbeda yang dilakukan anak-anak dengan diabetes tipe 1 di sekolah.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tidak-selalu-tentang-obat-diabetes-yoga-juga-bisa-mengontrol-gula-darah/

TIDAK SELALU TENTANG OBAT DIABETES, YOGA JUGA BISA MENGONTROL GULA DARAH

Kenapa harus yoga untuk diabetes?

Yoga ternyata bermanfaat seperti obat bagi pasien diabetes karena membantu menyelaraskan berbagai fungsi organ penting dalam tubuh. Berbagai gerakan dalam yoga membantu mengontrol stress yang dialami oleh tubuh. Dengan berkurangnya stress makan berpengaruh juga pada produksi hormone stress seperti kortisol dan adrenalin yang meningkatkan kadar gula darah.

Selain karena sifatnya yang menenangkan, yoga juga meningkatkan fungsi organ dalam untuk bekerja lebih baik. Dengan meningkatkan aktifitas metabolisme di dalam tubuh maka penggunaan insulin di dalam tubuh akan lebih terkendali layaknya dengan konsumsi obat diabetes.

Yoga juga banyak disebut dapat membantu menurunkan berat badan serta mencegah penumpukan lemak dalam tubuh. Karena obesitas adalah faktor terbesar yang menyebabkan diabetes, menjaga berat badan dengan berberapa gerakan yoga dapat menjadi saran yang berguna.

Tidak semua gerakan yoga dapat membantu untuk semua orang dan semua kondisi. Sama seperti obat diabetes, tidak perlu langsung dengan sesuatu yang kompleks, mulai dengan beberapa teknik sederhana yang berguna untuk tubuh.

 

Tree pose (Vrksasana)

Pose menjaga keseimbangan ini dapat dilakukan dengan mudah di dekat dinding. Gerakan yoga ini akan menstimulasi pankreas dan membantu melenturkan otot-otot pada paha.

Half twist pose (Ardha Matsyendrasana)

Ketika melakukan twist ini, maka secara tidak langsung seperti memijat organ dalam dan menstimulasi kerja pencernaan ketika mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh. Ternyata pose ini berguna untuk pasien diabetes seperti obat yang menekan pankreas serta organ pencernaan lain dan ketika dilepaskan akan memberi mereka nutrisi baru dan darah yang berisi oksigen. Half twist pose akan menstimulasi produksi insulin.

Bow pose (Dhanurasana)

Pose melipat punggung ini akan memijat dan meningkatkan fungsi kerja pankreas. Hasilnya gula darah dapat terkontrol dengan lebih efektif.

Forward bend pose (Pashimottanasana)

Berlawanan dengan yang sebelumnya, kali ini pose melipat tubuh ke depan untuk membantu meredakan stress dan tensi pada tubuh yang mungkin dapat menimbulkan komplikasi akibat diabetes. Pose ini juga akan memijat organ-organ dalam tubuh yang membuat mereka bekerja lebih efektif setelahnya.

Plow pose (Halasana)

Dengan memosisikan jantung lebih tinggi dari kepala maka darah akan mengubah arah alirannya. Cara ini dapat menutrisi serta meningkatkan fungsi thyroid yang membantu menormalkan kadar hormone. Pankreas, ginjal dan liver juga akan bekerja lebih baik setelahnya. Tidak hanya itu, dengan mengubah aliran darah ke otak maka pikiran juga menjadi lebih ringan karena dalam pose ini akan mengurangi stress dan ketegangan tubuh yang tidak baik bagi pasien diabetes.

Yoga dan diet

Obat diabetes dan diet memang menjadi hal yang penting bagi pasien diabetes. Tetapi ada kalanya obat diabetes dan pilihan diet tidak benar-benar memperbaiki kondisi pasien diabetes, maka yoga bisa jadi pilihan lain untuk membantu. Yoga banyak membantu seseorang untuk membentuk pola makan yang lebih sehat. Kebanyakan dari orang makan untuk memenuhi stress, rasa cemas dan depresi. Bagi seseorang yang mengalami diabetes akibat makanan tentu saja mengatur pola makan jadi tantangan tersendiri yang mungkin tidak diatasi hanya dengan obat. Sedangkan yoga akan membantu seseorang untuk mengontrol pikiran dengan lebih baik dan melihat segala sesuatunya dengan pikiran yang lebih tenang.

Sumber: diabeticfoodie.com

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/temukan-manfaat-obat-diabetes-herbal-dari-daun-kari/

TEMUKAN MANFAAT OBAT DIABETES HERBAL DARI DAUN KARI

Daun kari

Curry leaves atau daun kari atau di Indonesia bisa dikenal dengan nama salam koja ternyata dapat digunakan sebagai obat diabetes herbal yang cukup efektif. Daun kari sendiri saat ini banyak digunakan diberbagai belahan dunia sebagai bumbu masakan disamping sebagai obat herbal untuk diabetes. Dalam daun kari terkandung banyak nutrisi penting seperti karbo, serat dan nutrisi lain yang berperan besar untuk melawan bakteri dan infeksi.

Tetapi bagi pasien diabetes, daun kari yang terpenting adalah manfaatnya sebagai obat herbal yang mengontrol kadar gula darah. Dari berbagai penelitian yang dilakukan di tahun 2000an, daun kari memiliki kandungan yang bertanggung jawab dalam melambatkan pemecahan glukosa pada pasien diabetes. Dengan kata lain, jika diolah dengan benar, daun kari adalah obat diabetes herbal yang efektif mengontrol masuknya gula dalam darah.

 

Mengolah daun kari

Sebenarnya untuk mengonsumsi daun kari sebagai obat diabetes herbal ada banyak cara, tergantung seberapa seringnya menggunakan daun kari sebagai bumbu masakan. Tetapi ada satu cara yang paling umum dan paling sering digunakan untuk mengolah daun kari itu yaitu dengan menjadikannya minuman teh.

Untuk membuatnya, cukup siapkan daun kari mentah yang dibeli dari supermarket. Rebus segelas air lalu tambahkan kira-kira 30 lembar daun kari ke dalam air. Biarkan daun direbus selama beberapa jam. Setelah itu saring airnya untuk mengambil daun kari yang tadi direbus. Untuk membuat rasanya lebih enak, tambahkan lemon atau madu sebagai pelengkap.

Yang perlu diperhatikan adalah, teh dari daun kari ini tidak boleh diminum dalam keadaan perut kosong.

Saat akan menggunakan daun kari sebagai obat diabetes herbal tentu saja sama seperti ketika akan menggunakan obat herbal lain jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter. Penggunaan obat herbal jenis apapun harus selalu dengan persetujuan dokter ahli dan tidak boleh melebih batas wajar karena dokter lebih mengerti kondisi masing-masing pasien. Meskipun daun kari memiliki manfaat yang menyehatkan, kemungkinan bahan-bahan yang terkandung di dalam herbal satu ini akan mengganggu kerja dari obat diabetes yang telah diberikan dokter sebelumnya.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/kebiasaan-sehari-hari-yang-bantu-obat-kendalikan-diabetes/