Diabetes

TABLET DAN INSULIN OBAT DIABETES YANG HARUS DIPAHAMI PENGGUNAANNYA

o

Obat diabetes dalam bentuk tablet dan insulin adalah dua hal yang paling banyak digunakan oleh pasien diabetes untuk menunjang kondisi kesehatannya. Obat diabetes dalam bentuk tablet membantu menjaga kestabilan gula darah sementara suntikan insulin memenuhi kebutuhan insulin tubuh yang tidak dapat diproduksi dalam jumlah cukup. Namun ada yang harus dipahami oleh pasien diabetes dan orang-orang di sekitarnya tentang penggunaan obat dalam bentuk tablet dan insulin sebagai kebutuhan sehari-hari. Artikel kali ini akan membahas tentang metode pengobatan pasien diabetes dengan obat berbentuk tablet dan dengan menggunakan insulin.

 

Tablet diabetes

Beberapa kondisi diabetes dapat merespon peran obat tablet dengan baik, beberapa hanya memberi sedikit respon sisanya bahkan tidak merespon sama sekali. Karena ada yang hanya memberi respon kecil dan tidak memberi respon, penggunaan obat diabetes kerap kali dikombinasikan dengan insulin. Untuk pasien yang mengonsumsi tablet gula sebaiknya dilakukan benar-benar dengan perencanaan metode pengobatan yang telah disetujui dokter.

Obat diabetes lain yang mengandung sulfonylurea (glibenclamide, glimepiride) memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah secara berkelanjutan. Karena pengaruh obat ini, pasien beresiko mengalami kondisi gula darah yang terlalu rendah jika tidak mendapat asupan makanan secara teratur.

Untuk menyiasati kondisi ini pasien biasanya diminta untuk mengonsumsi snack setiap jam 10 pagi dan jam 4 sore. Sebelum tidur juga sebaiknya mengambil sedikit snack untuk menghindari hypoglycemia dengan catatan snack yang diambil bukan snack yang menurunkan kadar gula darah.

Kondisi ini berkebalikan dengan obat yang mengandung metformin yang tidak akan menyebabkan hypoglikemia. Metformin akan membantu sel-sel dalam tubuh menyerap gula yang dibutuhkan dengan lebih mudah, cepat dan efektif. Metformin juga akan meningkatkan system metabolism liver dan lemak, membantu pasien diabetes untuk menunda rasa lapar dan mengontrol berat badan dengan lebih baik. Maka jika dibandingkan dengan metode pengobatan menggunakan sulfonylurea, obat dengan metformin dirasa lebih aman.

Insulin

Ini yang harus diketahui pasien diabetes dan keluarga tentang penggunaan suntikan insulin:

Sebelum mulai menggunakan insulin pen, selalu gulung-gulung insulin dengan kedua telapak tangan untuk membantu insulin lebih menyebar. Jika tidak maka tubuh mengalami kenaikan gula darah atau malah kurang gula.

Suntikan sustained-release insulin sebaiknya dilakukan 30 menit sebelum makan dan normal insulin 15-20 menit sebelum makan. Sama seperti obat sebelumnya, insulin juga akan menurunkan kadar gula darah secara berkelanjutan sehingga ada resiko pasien justru mengalami hypoglikemia jika pasien tidak makan secara teratur. Karena memiliki resiko yang sama, pasien juga sebaiknya mendapat asupan snack setiap jam 10 pagi, 4 sore dan sebelum tidur. Usahakan snack tersebut bukan snack yang berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah.

Insulin dan obat dalam bentuk tablet memiliki peran dan kegunaan yang berbeda untuk pasien diabetes. Karena kegunaannya berbeda dan perannya juga berbeda, pasien diabetes dan mereka yang ada di sekitarnya harus paham peran dan manfaat dari obat diabetes dan metode pengobatan dengan insulin.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tentang-diabetes-dan-konsekuensinya-jika-tidak-segera-mendapat-obat/