YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Gangguan Kulit dan Diabetes

Gangguan Kulit dan Diabetes
Gangguan Kulit dan Diabetes
Gangguan Kulit dan Diabetes

Bagi anda penderita diabetes pasti sudah tahu bahwa setelah terdiagnosa anda akan melakukan pengelolaan pola makan. Disamping itu, juga memeriksa kadar gula darah. Selain itu (bisa) juga pemberian atau penambahan insulin bagi tubuh baik secara suntikan maupun oral.

Namun tahukah anda? Bahwa masih banyak penderita diabetes yang secara tidak sadar tidak melakukan antisipasi ganggungan kulit yang secara umum terjadi. Padahal, jika kadar gula darah tinggi maka akan menyebabkan kulit kering, gatal-gatal, retak, kesulitan penyembuhan luka dan infeksi.

Demikian juga dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan aliran darah yang terbatas ke daerah-daerah tertentu dari tubuh menyebabkan infeksi bakteri dan jamur. Sementara itu, suntikan insulin dapat menyebabkan rosacea (kulit kuning) bisa terjadi pada kasus yang parah dan jarang.

Ada banyak gangguan kulit bagi penderita diabetes. Namun hal itu pun dapat dicegah melalui manajemen kadar gula darah dan perawatan yang cerdas terhadap masalah kulit yang timbul. Inilah 3 tips sederhana untuk perawatan kulit diabetes.

Hindari Kulit kering

Untuk menghindari kulit kering, mandilah dengan air hangat (tidak panas) dan gunakan sabun dengan ringan saja. Gunakan lotion atau krim yang bisa mempertahankan kelembaban kulit.

Bila anda mengalami musim dingin yang kering, jaga rumah dan lingkungan sekitarnya tetap lembab. Selalu periksa kulit anda secara teratur, terutama pada titik-titik merah, benjolan atau kelainan lainnya.

Pastikan kotak P3K selalu ada di rumah. Hal ini dapat membantu anda memberikan pertolongan pertama jika mungkin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Pastikan obat seperti salep anti bakteri, petroleum jelly bersih, kain kassa, hypoallergenic tape dan handuk yang rutin dicuci ada di kotak P3K.

Gangguan Kulit dan Diabetes
Gangguan Kulit dan Diabetes
Waspadai masalah pada kaki anda

Penderita diabetes juga rentan terhadap masalah kaki seperti lecet, retak kaki, infeksi dan kondisi kulit yang kurang sirkulasi atau kerusakan syaraf. Pencegahan masalah ini bisa dilakukan dengan memakai sepatu. Hal  ini dapat mencegah kaki anda mengalami kerusakan syaraf.

Periksa kaki anda secara teratur setiap hari dan kunjungi dokter anda untuk pemeriksaan kaki paling tidak 6 bulan sekali sekali.

Gangguan Kulit dan Diabetes
Gangguan Kulit dan Diabetes
Tangani masalah dengan tepat

Meskipun penderita diabetes mengalami banyak kesulitan dalam perawatan kulit, tetapi pencegahan masih mungkin sekali dilakukan. Dengan perawatan dan penanganan yang tepat, gangguan kulit tidak harus menjadi masalah yang sulit bagi anda. Selalu kunjungi dokter kulit anda dengan teratur untuk mendapatkan konsultasi dan rekomendasi yang tepat.

 

Semoga bermanfaat.

Olahraga Ringan Bagi Penderita Diabetes

Olahraga Ringan Bagi Penderita Diabetes
Olahraga Ringan Bagi Penderita Diabetes
Olahraga Ringan Bagi Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, olahraga ringan  tidak hanya bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki kontrol diabetes. Tetapi juga meningkatkan fungsi jantung dan pernafasan, menurunkan berat badan dan meningkatkan kualitas hidup. Disamping manfaatnya, latihan olahraga dapat berisiko menimbulkan hipoglikemi dan hiperglikemi sehingga akan memperburuk kontrol diabetesnya. Sehingga program olahraga bagi diabetesi adalah

Jenis Olahraga

Jenis olahraga bagi penderita diabetes yang bertujuan untuk kesegaran kardiovaskuler. Yaitu jantung, pembuluh darah, pernafasan dan sirkulasi darah, juga untuk kekuatan, kelenturan dan kelincahan.

Oleh karena itu program latihan yang diharuskan pada diabetisi sesuai dengan kebutuhannya yaitu : continue, rhythmical, interval, progressive dan endurance (CRIPE).

Continue
Latihan harus berkesinambungan dan dilakukan terus menerus tanpa berhenti.

Rythmical
Latihan harus dipilih yang berirama, yaitu otot-otot berkontraksi dan relaksasi secara teratur, contoh: jalan kaki, jogging, berenang, bersepeda, mendayung.

Olahraga Ringan Bagi Penderita Diabetes
Olahraga Ringan Bagi Penderita Diabetes

Interval
Latihan dilakukan selang-seling antara gerak cepat dan lambat, contoh : jalan cepat diselingi jalan lambat, jogging diselingi jalan.

Progressive
Latihan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dari intensitas ringan sampai sedang hingga mencapai 30-60 menit.

Sasaran denyut nadi rata-rata = 75-85% dari maksimum denyut nadi. Maksimum denyut nadi rata-rata dapat dihitung dengan cara 220-umur. Misal umur anda 65 tahun, berarti maksimum denyut nadi rata-rata adalah 220-65=155. Jadi sasaran denyut nadi rata-rata adalah 75-85% dari 155 yaitu 116-132.

Endurance
Latihan daya tahan untuk meningkatkan kemampuan kardiorespirasi, contoh : jalan, jogging, berenang, bersepeda.

Takaran Olah raga

Aktivitas fisik yang dilakukan harus memenuhi takaran yang ditentukan, apabila kurang tidak akan memberikan manfaat.

Takaran meliputi : intensitas, lama dan frekuensi latihan.

Intensitas
Intensitas adalah kerasnya melakukan latihan, dikontrol dengan pemantauan denyut nadi atau jantung. Peningkatan intensitas didasarkan pada umur, keadaan kesehatan, kebugaran tingkat awal, adaptasi latihan dan dampak terhadap kontrol gula darah diabetisi.

Lama
Lamanya latihan antara 20-30 menit dalam zona latihan. Jika intensitas tinggi maka lama latihan dapat lebih pendek dan sebaliknya.

Frekuensi
Frekuensi latihan paling sedikit 3 x seminggu hal ini karena ketahanan seseorang akan menurun setelah 48 jam. Latihan tiap hari tidak dianjurkan karena dapat menurunkan kondisi fisik dan mental.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Hal yang dapat memperburuk gangguan metabolik diabetesi :

  • Beratnya penyakit dan komplikasinya (penyakit jantung, hipertensi, gangguan penglihatan, gangguan funsi ginjal dan hati, kelainan kaki)
  • Kadar glukosa darah 250 mg%, jangan lakukan latihan berat (misalnya : latihan beban, bulu tangkis, sepak bola, dll)
  • Olah raga pada suhu terlalu panas/ dingin.

Gangguan pada kaki :

  • Kenakan sepatu yang sesuai
  • Kaki diusahakan agar selalu bersih dan kering
  • Periksa kedua kaki setiap sebelum dan sesudah latihan.
Olahraga Ringan Bagi Penderita Diabetes
Olahraga Ringan Bagi Penderita Diabetes

Komplikasi kardiovaskuler :

  • Diperlukan pemeriksaan medis sebelum olahraga
  • Lakukan pemeriksaan EKG kerjaProgram olahraga individual
  • Pemeriksaan laboratorium secara rutin

Cedera muskuloskeletal (cedera otot) :

  • Pilih olahraga yang sesuai dan tepat
  • Tingkatkan intensitas latihan sedikit demi sedikit dan bertahap
  • Lakukan pemanasan dan pendinginan
  • Hindari olahraga berat dan berlebihan

Berlatihlah bersama keluarga, teman atau tetangga dalam suatu kelompok untuk menjaga agar dorongan untuk berola hraga selalu tinggi

Referensi :

Anonim. (2008). Pedoman Teknis Penemuan dan Tatalaksana Penyakit Diabetes Melitus. Jakarta : Departemen Kesehatan RI.

Diet Sehat Diabetes – Tips

Diet Sehat Diabetes – Tips 
Diet Sehat Diabetes - Tips
Diet Sehat Diabetes – Tips

Diabetes melitus (DM) atau kencing manis adalah penyakit gangguan metabolisme gula darah yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin sehingga terjadi peningkatan kadar gula darah dengan segala akibatnya.Penyakit diabetes melitus jika tidak dikelola dengan baik dapat mengakibatkan terjadinya berbagai penyakit menahun. Seperti serangan jantung, penyakit pembuluh darah tungkai, gangguan pada mata, ginjal dan syaraf.

Untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang diabetes, maka harus dilakukan pengendalian glukosa darah, tekanan darah, berat badan, dan profil lipid. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Salah satu pola hidup sehat adalah mengatur jadwal makan, jenis dan jumlah makanan.

Tujuan Diet Sehat Diabetes:
  • Memberikan makanan sesuai kebutuhan.
  • Mempertahankan kadar gula darah sampai normal/ mendekati normal.
  • Mempertahankan berat badan menjadi normal.
  • Mencegah terjadinya kadar gula darah terlalu rendah yang dapat menyebabkan pingsan.
  • Mengurangi/ mencegah komplikasi.
Diet Sehat Diabetes - Tips
Diet Sehat Diabetes – Tips
Syarat Diet Sehat Diabetes:
  • Kebutuhan energi ditentukan dengan memperhitungkan kebutuhan untuk metabolisme basal sebesar 25-30 kkal/kg BB normal, ditambah kebutuhan untuk aktivitas fisik dan keadaan khusus, misalnya kehamilan atau lakatasi dan adanya komplikasi.
  • Protein 10-15% dari kebutuhan energi total.
  • Lemak 20-25% dari kebutuhan energi total ( <10% dari lemak jenuh, 10% dari lemak tidak jenuh ganda, sisanya dari lemak tidak jenuh tunggal).
  • Kolesterol makanan dibatasi maksimal 300 mg/hari.
  • Kebutuhan Karbohidrat 60 -70% dari kebutuhanenergi total.
  • Penggunaan gula murni tidak diperbolehkan, bilakadar gula darah sudah terkendali diperbolehkanmengkonsumsi gula murni sampai 5 % darikebutuhan energi total.
  • Serat dianjurkan 25 gr / hari
Diet Sehat Diabetes - Tips
Diet Sehat Diabetes – Tips
Tabel

Bahan Makanan

Dianjurkan

Dibatasi

Dihindari

Sumber Karbohidrat Semua karbohidrat dibatasi: nasi, bubur, roti, mie, kentang, singkong, ubi, sagu, gandum, pasta, jagung, talas, havermout, sereal, ketan, makaroni.
Sumber Protein Hewani Ayam tanpa kulit, ikan, telur rendah kolesterol atau putih telur, daging tidak berlemak Tinggi lemak jenuh (kornet, sosis, sarden, otak, jeroan, kuning telur) Keju, abon, dendeng, susu full cream
Sumber protein nabati Tempe, tahu, kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, kacang kedelai
Sayuran Sayur tinggi serat : kangkung, daun kacang, oyong, ketimun, tomat, labu air, kembang kol, lobak, sawi, selada, seledri, terong Bayam, buncis, daun melinjo, labu siam, daun singkong, daun ketela, jagung muda, kapri, kacang panjang, pare, wortel, daun katuk
Buah-buahan Jeruk, apel, pepaya, jambu air, salak, belimbing (sesuai kebutuhan) Nanas, anggur, mangga, sirsak, pisang, alpukat, sawo, semangka, nangka masak Buah-buahan yang manis dan diawetkan: durian, nangka, alpukat, kurma, manisan buah
Minuman Minuman yang mengandung alkohol,

susu kental manis, soft drink, es krim, yoghurt, susu

Lain-lain Makanan yang digoreng dan menggunakan santan kental, kecap, saus tiram Gula pasir, gula merah, gula batu, madu.

Makanan/ minuman yang manis: cake, kue-kue manis, dodol, tarcis, sirup, selai manis, coklat,
permen, tape, mayonaise,

Referensi :

Anonim. (2011). Diet Diabetes Melitus. [brosur]. Direktorat Bina Gizi Subdit Bina Gizi Klinik Departemen Kesehatan.

7 Kebiasaan Penyebab Kadar Gula Darah Melonjak

7 Kebiasaan Penyebab Kadar Gula Darah Melonjak
7 Kebiasaan Penyebab Kadar Gula Darah Melonjak
7 Kebiasaan Penyebab Kadar Gula Darah Melonjak

Tahukah anda bahwa ada beberapa kebiasaan yang apabila terus-menerus dilakukan dapat menjadi penyebab tingginya kadar gula darah? Inilah 7 kebiasaan penyebab tingginya kadar gula darah.

 

Teh manis dan Soda

Tahukah anda bahwa dalam 1 kaleng minuman soda 375 ml setidaknya terdapat 5 sendok gula. Dan dalam segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan).

Padahal dalam kenyataannya, orang dewasa hanya membutuhkan rata-rata 4 sendok gula dalam satu hari. Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Asupan gula berlebih dapat menyebabkan kadar gula darah anda akan melonjak tinggi.

Solusi : ganti konsumsi teh manis dan minuman bersoda anda dengan air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.

 

Suka Ngemil dan Gorengan

Gorengan merupakan salah satu makanan penyebab resiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, antara lain kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Tidak ada salahnya “ngemil” apabila yang kita makan adalah jenis camilan yang sehat.

Camilan dengan kadar gula yang tinggi serta tepung dapat dengan cepat menaikkan kadar gula dalam darah. “Keliru” dalam memilih camilan yang anda makan sehari-hari justru dapat meningkatkan resiko kegemukan, obesitas dan diabetes.

Solusi : Ganti gorengan atau camilan anda dengan kacang-kacangan atau buah segar.

 

Kurang Tidur

Kurang tidur berkualitas akan mengganggu sistem metabolisme tubuh anda. Berdasarkan hasil riset di University of Chicago terungkap bahwa, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh dalam memproses glukosa menurun drastis. Hal ini berarti meningkatnya resiko diabetes.

Solusi: Jaga kualitas tidur anda. Tidak kurang dari 6 jam dalam sehari.

7 Kebiasaan Penyebab Kadar Gula Darah Melonjak
7 Kebiasaan Penyebab Kadar Gula Darah Melonjak
Kurang Aktivitas Fisik

Apabila anda jarang berolahraga atau melakukan aktifitas fisik, maka berhati-hatilah. Karena  berdasarkan penelitian, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas dan penyakit lain lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.

Solusi: Berkeringatlah sesering mungkin dengan berolahraga.

 

Stres

Pada saat stres, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol agar gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, bila hal ini terus terjadi akan membahayakan bagi kondisi tubuh anda.

Solusi: hilangkan stress dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan anda, seperti melakukan hobi anda.

7 Kebiasaan Penyebab Kadar Gula Darah Melonjak
7 Kebiasaan Penyebab Kadar Gula Darah Melonjak
Merokok

Penelitian di Amerika menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Dalam penelitian tersebut, disebutkan pula bahwa naiknya resiko tidak hanya disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

Solusi : Berhenti merokok dan mulailah gaya hidup sehat

 

Menggunakan Pil Kontrasepsi

Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Kinerja pil kontrasepsi berlawanan dengan kinerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa untuk bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu dibiarkan terus-menerus, pankreas menjadi tidak dapat berfungsi dengan baik.

Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal.

 

Semoga bermanfaat

Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2

Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 yang merupakan bentuk paling umum dari diabetes. Diabetes dengan tipe ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk diantaranya faktor-faktor gaya hidup dan gen. Berikut diuraikan beberapa faktor penyebab diabetes tipe 2.

Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2

Kegemukan, Obesitas, dan Kurang Aktivitas Fisik

Anda lebih beresiko terkena diabetes tipe 2 jika mengalami kelebihan berat badan, obesitas dan kurang berolahraga atau beraktifitas fisik. Kelebihan berat badan dapat memicu resistensi insulin. Lokasi lemak tubuh juga membuat perbedaan. Lemak perut yang berlebihan bersiko terhadap resistensi insulin, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung dan pembuluh darah. Untuk melihat apakah berat badan anda menempatkan anda pada risiko untuk diabetes tipe 2, cek Body Mass Index (BMI) anda.

Sebagai gambaran, anda dapat melihat pada Body Mass Index (BMI). Jika perhitungan > 23,0 maka anda kelebihan berat badan. Dan jika > 24,9 anda mengalami obesitas.

Resistensi Insulin

Diabetes tipe 2 biasanya dimulai dengan resistensi insulin. Suatu kondisi di mana otot, hati, dan lemak sel tidak menggunakan insulin dengan baik. Akibatnya, tubuh anda membutuhkan lebih banyak insulin untuk membantu glukosa memasuki sel. Pada awalnya, pankreas membuat lebih banyak insulin untuk memenuhi permintaan tubuh. Seiring waktu, pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin. Dan pada akhirnya kadar glukosa darah meningkat.

Gen dan Sejarah Keluarga

Seperti halnya dalam diabetes tipe 1, gen-gen tertentu dapat membuat anda lebih beresiko terserang diabetes tipe 2. Penyakit ini cenderung terjadi pada kelompok ras atau etnis tertentu seperti Afrika Amerika, Alaska, Indian Amerika, Amerika Asia, Hispanik, Hawai.

Gen juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dengan meningkatkan kecenderungan seseorang untuk mengalami kelebihan berat badan ataupun obesitas.

Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Mutasi Genetik

diabetes monogenik disebabkan oleh mutasi, atau perubahan, dalam sebuah gen tunggal. Perubahan ini biasanya melalui keluarga, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa mutasi gen yang terjadi sendiri. Sebagian besar mutasi gen ini menyebabkan diabetes dengan membuat pankreas kurang mampu membuat insulin.

Jenis yang paling umum dari diabetes monogenik adalah diabetes neonatal dan maturity-onset diabetes of the young (MODY). diabetes neonatal terjadi pada 6 bulan pertama kehidupan. Dokter biasanya mendiagnosa MODY selama masa remaja atau awal masa dewasa. Terkadang penyakit ini tidak didiagnosis sampai di kemudian hari.

Cystic fibrosis menghasilkan lendir tebal yang menyebabkan jaringan parut di pankreas. jaringan parut ini dapat menghambat pankreas dalam memproduksi insulin.

Hemochromatosis menyebabkan tubuh menyimpan terlalu banyak zat besi. Jika penyakit ini tidak diobati, zat besi dapat merusak pankreas dan organ lainnya.

Penyakit Hormonal

Beberapa penyakit hormonal menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak hormon tertentu, yang kadang-kadang menyebabkan resistensi insulin dan diabetes.

  • Sindrom Cushing terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak kortisol (hormon stres).
  • Akromegali terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak hormon pertumbuhan.
  • Hipertiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid.
Kerusakan Pankreas

Pankreatitis, kanker pankreas, dan trauma semua bisa membahayakan sel-sel beta atau membuat mereka kurang mampu memproduksi insulin, yang mengakibatkan diabetes. Jika pankreas yang rusak dihapus, diabetes akan terjadi karena hilangnya sel beta.

Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Obat-obatan

Obat-obatan tertentu dapat membahayakan sel-sel beta atau mengganggu produksi insulin. Ini termasuk. Konsultasikan obat-obatan yang anda konsumsi dengan dokter anda.

Semoga bermanfaat.

8 Gejala Awal pada Penyakit Diabetes

8 Gejala Awal pada Penyakit Diabetes
8 Gejala Awal pada Penyakit Diabetes

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit diabetes. Hal ini terutama pada tahap awal, karena pada tahap ini, ada kemungkinan bahwa gejala tidak begitu kentara. Berikut adalah beberapa gejala awal yang bisa dijadikan sebagai indikasi adanya resiko diabetes. Atau bahkan sebagai indikasi apakah anda mengidap diabetes atau tidak.

8 Gejala Awal pada Penyakit Diabetes
  1. Sering Buang Air Kecil

Diabetes erat hubungannya dengan kadar gula darah yang tinggi. Selain itu juga berhubungan dengan keluarnya glukosa (yang seharusnya menjadi energi) melalui urin. Jumlah tinggi glukosa dalam urin dapat menyebabkan peningkatan output urin (sering buang air kecil) dan menyebabkan dehidrasi.

  1. Haus Berlebih

dehidrasi yang dikarenakan seingnya buang air kecil menyebabkan peningkatan rasa haus dan konsumsi air.

8 Gejala Awal pada Penyakit Diabetes
8 Gejala Awal pada Penyakit Diabetes
  1. Menurunnya Berat Badan

Kekurangan insulin relatif atau absolut akhirnya menyebabkan penurunan berat badan. Hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat merubah gula menjadi energi. Sehingga tubuh mencari alternatif energi lain selain glukosa (yaitu lemak).

  1. Meningkatnya Nafsu Makan

Hal ini terjadi karena tubuh “merasa” belum mendapat cukup energi. Meskipun sebenarnya kita telah “cukup” dalam mengkonsumsi makanan. Penurunan berat badan diabetes tetap dapat terjadi meskipun dengan adanya peningkatan nafsu makan.

8 Gejala Awal pada Penyakit Diabetes
8 Gejala Awal pada Penyakit Diabetes
  1. Mudah Lelah

Terjadi karena sel-sel tubuh tidak mendapatkan energi yang sesuai. Hal tersebutlah yang menyebabkan diabetasi mudah merasa lelah.

  1. Mual dan Muntah

Orang-orang dengan diabetes merasa mual karena gastroparesis. gastroparesis adalah kondisi dimana lambung gagal mengosongkan diri secara tepat. Ini disebabkan generalized neuropathy yang merupakan komplikasi dari penyakit diabetes. Generalized neuropathy adalah kegagalan dari syaraf-syaraf dalam tubuh untuk mengirim sinyal-sinyal yang tepat ke dan dari otak.

  1. Sering Mengalami Infeksi (seperti infeksi kandung kemih, kulit, dan area vagina)

Infeksi ini beresiko tinggi terjadi pada orang dengan diabetes yang tidak diobati atau diabetes dengan kontrol yang buruk.

  1. Penglihatan Mata Kabur

Fluktuasi kadar glukosa darah menyebabkan penglihatan kabur. Hiperglikemia kronis menyebabkan kerusakan sel pada jaringan saraf (saraf optik dan retina), vaskular retina dan lensa. Gangguan konduksi saraf pada retina serta saraf optik menyebabkan hambatan fungsi retina dalam menangkap rangsangan cahaya. Selain itu juga menghambat penyampaian impuls listrik ke dalam otak. Proses ini akan dikeluhkan penderita retinopati diabetik dengan gangguan penglihatan yaitu pandangan kabur.

Bagaimana memastikan apakah saya memiliki diabetes atau tidak?

Tidak ada cara yang pasti untuk mengetahui apakah anda memiliki diabetes tanpa menjalani tes darah. Tes darah tersebut untuk menentukan kadar glukosa darah anda. Temui dokter anda jika anda memiliki gejala diabetes atau jika anda prihatin tentang risiko diabetes anda.

Semoga bermanfaat.