YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Daun Yakon dan Diabetes Mellitus

Daun Yakon dan Diabetes Mellitus
Daun Yakon dan Diabetes Mellitus
Daun Yakon dan Diabetes Mellitus

Yakon (Smallantus sonchifolius) adalah bahan ramuan yang populer dalam beberapa tahun terakhir karena beberapa penelitian medis menunjukkan efek positifnya pada tikus diabetes. Daun yakon berasal dari amerika selatan. Di daerah asalnya, tanaman ini  digunakan untuk mengontrol gula darah. Tanaman yakon sangat baik bagi diabetes karena memiliki kandungan flavanoids, antioksidan, dan fructooligosaccharides.

Daun Yakon dan Diabetes Mellitus
Daun Yakon dan Diabetes Mellitus

Yakon (Smallanthus sonchifolius) adalah tumbuhan perdu berasal dari Peru, tepatnya di Pegunungan Andes. Tanaman ini tumbuh baik di ketinggian 1350 MDPL dan kelembapan yang tinggi. Lebar daunnya dapat mencapai 30 cm. Ketinggian perdu tumbuhan ini mencapai 2 meter. Kuncup daun yang berwarna merah keunguan merupakan indikator tumbuhan ini memiliki kualitas daun yang bagus. Ciri khas lain dari tanaman Yakon adalah berumbi, batang dan daun bagian bawah berbulu tipis, serta setiap kali tumbuh daun, selalu berpasangan berhadapan.

Studi Klinis Awal Daun Yakon Dan Diabetes

Hasil Yang Mengejutkan
Journal of Ethnopharmacology menerbitkan sebuah studi klinis pada tahun 2001 yang melibatkan pemberian rebusan teh dari daun yakon ke tikus yang telah diinduksi dengan diabetes. Tikus diberikan 10% dari teh yakon dengan suntikan atau melalui makan. Satu dosis tunggal sudah cukup untuk mengurangi kadar glukosa darah pada tikus, tetapi tidak memiliki efek secara signifikan pada diabetesnya.

Namun, ketika botol air tikus dipenuhi dengan teh yakon (bukan dengan air biasa) selama tiga puluh hari, kadar glukosa darah tikus diabetes menurun secara signifikan. Selain itu, tikus diabetes mengalami penurunan berat badan pada angka berat tubuh sehat. Tingkat insulin dan fungsi ginjal membaik. Para ilmuwan tersebut berkesimpulan bahwa teh daun yakon memang memiliki efek positif pada tingkat insulin, dan pada saat itu sangat mendorong penggunaannya pada manusia penderita diabetes.

Studi klinis kedua

Antusiasme untuk Daun Yakon
Tim kedua ilmuwan melakukan percobaan pada tikus diabetes dengan berbagai ekstrak daun yakon pada tahun 2010. Diterbitkan dalam Interaksi CHEMICO-Biological, studi klinis ini diuji glukosa dan insulin tingkat darah tikus diabetes dengan lima komposisi yang berbeda dari ekstrak daun yakon selama delapan minggu. Setelah delapan minggu pada ekstrak daun yakon, insulin dan kadar glikemik dalam tikus diabetes telah terkontrol. Sekali lagi, para peneliti sangat antusias tentang daun ini dalam pengobatan diabetes.

Uji Praklinis di Indonesia

Simposium
Penelitian di Indonesia dilakukan oleh tim Hady Anshory T. hasil penelitian tim ini telah disimposiumkan di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada 15 Maret 2014. Penelitian tersebut menggunakan sebanyak 36 ekor tikus jantan sebagai subyek uji. Tikus-tikus tersebut dibuat menjadi diabetes dengan menyuntikan suatu zat kimia yaitu streptozotocin (STZ). Tiga hari setelah disuntik dengan (STZ), tikus diberikan ekstrak daun ini setiap hari selama 16 hari. Hasil penurunan kadar gula darah tikus seperti pada grafik berikut:

Daun Yakon dan Diabetes Mellitus
Daun Yakon dan Diabetes Mellitus
Penjelasan hasil :

Setelah tikus disuntik dengan STZ terjadi peningkatan kadar glukosa darah sampai 500 mg/dl (padahal normalnya adalah 90-120 mg/dl) dalam waktu 3 hari. Setelah diberikan treatment dengan ekstrak daun yakon 120 mg/kgBB setiap hari selama 16 hari terjadi penurunan kadar gula darah sampai 72%, sedangkan tikus yang tidak diberi ekstraknya (kontrol negatif) kadar gula darahnya terus meningkat. Disamping itu jika dibandingkan dengan tikus yang diberi obat antidiabetes glibenklamid (kontrol positif), penurunan kadar gula darah hanya mencapai 17%. Hal ini menunjukkan bahwa efek penurunan kadar gula darah ekstrak daun yakon sangat kuat.

Ekstrak daun ini ternyata mampu memperbaiki sel beta pangkreas yang rusak, hal ini terlihat dari tabel hasil pengamatan sel beta pangkreas normal setelah ditreatment dengan ekstrak daun berkhasiat ini.

Daun Yakon dan Diabetes Mellitus
Daun Yakon dan Diabetes Mellitus
Kandungan Antidiabetes pada Daun Yakon

Senyawa Sonchifolin, Polimatin B, Uvedalin dan Enhidrin; sebagai antidiabetes melalui dua mekanisme, yaitu menghambat proses glikogenolisis dan glukoneogenesis. Penghambatan proses glikogenolisis dan glukoneogenesis tersebut mengaibatkan adanya penghambatan pembentukan glukosa dalam tubuh.

Senyawa antioksidan asam chlorogenic, asam cafeic, dan asam ferulic; sebagai penghambat radikal bebas yang merusak organ tubuh termasuk pankreas.

Senyawa melampolide; sesquiterpen lakton yang menghambat pembentukan nitric oxide (NO) (gas radikal bebas yang mudah larut dan berumur pendek). Hal ini mencegah kerusakan sel beta pankreas, hal ini berarti senyawa sesquiterpen lakton melampolide juga memiliki mekanisme sebagai antioksidan untuk melindungi sel beta pankreas.

Semoga bermanfaat.

 

5 Tips “Ngemil” Bagi Penderita Diabetes

5 Tips “Ngemil” Bagi Penderita Diabetes

5 Tips “Ngemil” Bagi Penderita Diabetes
5 Tips “Ngemil” Bagi Penderita Diabetes

Makanan Ringan yang Sehat
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa diabetasi wajib untuk menjaga pola makan dan mengurangi jenis-jenis makanan yang tinggi karbohidrat. Hal tersebut bukan berarti bahwa “ngemil” adalah suatu hal yang terlarang bagi diabetasi. “Ngemil” bagi diabetasi diperbolehkan, dengan catatan masih dalambatas-batas yang aman dan dengan porsi yang aman pula. Jangan sampai karena hasrat ngemil anda yang “tinggi”, mengganggu kesehatan anda secara keseluruhan. Berikut adalah 5 Tips “Ngemil” Bagi Penderita Diabetes yang mungkin dapat membantu.

Berfikir Sebelum Makan

Berpikirlah terlebih dahulu sebelum anda makan. Maksudnya adalah, apakah anda benar-benar lapar, atau anda bosan, atau anda “sekedar ingin mengunyah”? Jika anda memang benar-benar lapar dan memang sudah sesuai dengan jadwal anda, maka memang sebaiknya makan. Namun bila anda ingin makan hanya karena bosan atau  “sekedar ingin mengunyah”, maka alangkah baiknya apabila anda menahan keinginan itu. Namun apabila memang anda memaksakan ingin memakan sesuatu, maka pilihlah camilan yang “aman” untuk anda. Pastikan untuk memilih camilan yang sehat dan sesuai dengan kondisi tubuh anda.

Karbohidrat Mempengaruhi Tubuh Anda

Pahamilah bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap insulin dan karbohidrat. Mengetahui dan mengerti jenis dan jumlah karbohidrat yang anda makan sangat penting untuk menghindari kemungkinan melonjaknya kadar gula darah anda. Makanan dengan indeks glikemik tinggi sangat tidak disarankan. Jangan lupa untuk menghitung jumlah karbohidrat dalam makanan ringan anda secara keseluruhan. Kemudian sesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan diet diabetes yang anda jalani.

Rencanakan camilan sehat anda

Tahan diri dan keinginan anda untuk memilih makanan secara “sembarangan”. Siapkanlah camilan sehat untuk anda bawa (yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan sesuai dengan diet yang anda jalani). Hal tersebut akan membantu anda dalam  mengelola kadar gula darah anda. Almond mentah, telur rebus, blueberry, serta sayuran segar dapat menjadi pilihan variasi camilan anda.

Pilih Kudapan yang Tepat

Carilah makanan camilan yang membantu Anda mencapai target harian kalori dan karbohidrat anda serta memenuhi selera pribadi Anda. Camilan yang sehat harus merupakan kombinasi dari protein dan karbohidrat yang tidak menyebabkan lonjakan gula darah dan akan membuat anda kenyang lebih lama.

Hal tersebut dikecualikan kepada anda yang mengalami kadar gula darah yang rendah. Apel atau jeruk, tiga cangkir popcorn, telur rebus, atau 15 almond hanya beberapa contoh pilihan camilan sehat.

5 Tips “Ngemil” Bagi Penderita Diabetes
5 Tips “Ngemil” Bagi Penderita Diabetes

Porsi yang “Tidak Berlebihan”

kontrol porsi camilan anda adalah kunci utamanya apabila anda “ngemil”. “Ngemil” makanan sehat secara berlebihan tetaplah tidak baik untuk dilakukan. Hal tersebut akan tetap berpengaruh terhadap kadar gula darah anda dan dapat menambah berat badan. Ukurlah porsi camilan anda sendiri. Hal ini bisa dilakukan baik dengan gelas ukur dan sendok ke dalam wadah tersendiri.

Demikianlah 5 Tips “Ngemil” Bagi Penderita Diabetes kali ini.

Semoga bermanfaat.

DIABETES TIPE 2 – MENGENAL LEBIH DALAM

DIABETES TIPE 2 – MENGENAL LEBIH DALAM
DIABETES TIPE 2 – MENGENAL LEBIH DALAM

DIABETES TIPE 2 – MENGENAL LEBIH DALAM

Artikel ini akan membahas tentang diabetes tipe 2 secara lebih mendalam. Dengan banyaknya materi yang ada mengenai diabetes tipe ini, maka artikel ini akan diupdate secara berkala. Sehingga dapat menjadi tempat anda mendapat informasi lengkap mengenai diabetes tipe 2.

APA ITU DIABETES TIPE 2?

Diabetes merupakan penyakit yang berhubungan dengan permasalahan tubuh anda dalam mengatur kadar gula dalam darah. Pankreas berfungsi untuk menghasilkan hormon insulin untuk mengubah gula (glukosa) menjadi energi. Dalam diabetes tipe 2, insulin yang dihasilkan tidak mampu merubah glukosa menjadi energi secara maksimal. Atau dalam kasus lain, jumlah hormone insulin yang dihasilkan tidak mencukupi untuk merubah glukosa menjadi energi. Kedua hal tersebut menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tidak terkontrol dengan baik.

Penyakit diabetes sering kali diikuti oleh berbagai jenis komplikasi penyakit yang lain. Mengontrol kadar gula darah dalam kadar yang normal merupakan tindakan preventif untuk mencegah agar diabetes tidak menimbulkan komplikasi. Kontrol dalam kadar gula darah sebagai tindakan preventif ini sangat bergantung pada gaya hidup anda. Antara lain seperti pola makan gizi seimbang, kontrol berat badan, olahraga dan, dalam beberapa kasus, obat-obatan yang dikonsumsi. Selain itu juga tergantung pada usia, berat badan, tingkat gula darah, dan berapa lama anda mengidap diabetes. Pengobatan dan penanganan yang dilakukan harus disesuaikan dengan factor-faktor tersebut.

APA PENYEBAB DARI DIABETES TIPE 2?

Secara umum, diabetes tipe 2 menyerang mereka yang cenderung mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, gaya hidup yang kurang sehat. Sering juga, diabetes tipe ini menyerang orang yang memiliki tekanan darah tinggi. Selain itu juga orang yang memiliki resistensi insulin akibat kegemukan.

Usia juga berpengaruh terhadap tingkat resiko. Seiring bertambahnya usia anda, anda juga akan mengalami peningkatan risiko terkena diabetes. Di samping itu, pola makan yang buruk dan rokok juga dapat mempengaruhi tingkat risiko diabetes.

Secara lengkap mengena penyebab dapat didalami di Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2

KOMPLIKASI PADA DIABETES TIPE 2

Seperti yang telah diuraikan pada pembahasan diatas, bahwa diabetes sering diikuti oleh berbagai jenis komplikasi penyakit yang lain. Adalah hal yang sangat penting untuk mengetahui dan memahami tanda-tanda komplikasi tersebut. Jika terdeteksi sejak dini, beberapa komplikasi ini dapat diobati dan dicegah agar tidak menjadi semakin buruk. Cara terbaik mencegah komplikasi dari diabetes adalah dengan menjaga kadar gula darah dalam skala normal. Kadar gula darah yang  tinggi mengakibatkan perubahan (yang tidak baik) dalam pembuluh darah itu sendiri, serta dalam sel darah (terutama eritrosit) dimana hal tersebut mengganggu aliran darah ke berbagai organ.

Komplikasi pada diabetes terbagi menjadi dua kategori:

  • mikrovaskuler (kerusakan pada pembuluh darah kecil) dan
  • makrovaskuler (kerusakan pada pembuluh darah besar).

Komplikasi tersebut mencakup:

  • penyakit ginjal (nephropathy)
  • kerusakan saraf (neuropathy), yang paling umum di kaki dan tangan, tetapi juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi
  • penyakit mata (retinopathy)
  • penyakit arteri perifer (penyakit yang mempengaruhi pembuluh di ekstremitas bawah dan atas)
  • tekanan darah tinggi dan penyakit jantung
  • Gastroparesis (kerusakan saraf di perut)
  • Depresi

Gejala Awal bisa dilihat di 8 Gejala Awal pada Penyakit Diabetes. Sedangkan gejalanya pada anak-anak dapat dilihat di Waspada! Gejala Diabetes pada Anak

Semoga bermanfaat.

Kontrol Gula Darah Anda dengan 3 Olahan Minuman ini

Kontrol Gula Darah Anda dengan 3 Olahan Minuman ini

Dua dari tiga minuman olahan ini pasti sangat familier di telinga anda. Atau bahkanmerupakan minuman yang biasa tersedia di rumah anda. 3 minuman ini ternyata memiliki khasiat yang sangat baik untuk penderita diabetes. Khasiat tersebut adalah untuk mengontrol kadar gula dalam darah anda. Sekarang saatnya  Kontrol Gula Darah Anda dengan 3 Olahan Minuman ini.

Kontrol Gula Darah Anda dengan 3 Olahan Minuman ini
Kontrol Gula Darah Anda dengan 3 Olahan Minuman ini
KOPI MENURUNKAN RESIKO TERKENA DIABETES TIPE 2

Sebuah studi tentang konsumsi kopi menemukan bahwa meminum kopi menurunkan resiko diabetes tipe 2 antara 11% hingga 40%. Sebuah studi lainnya, dengan mengambil sampel dari 457.922 relawan, menemukan bahwa setiap cangkir kopi dalam menu harian anda, menurunkan risiko diabetes sebesar 7%.

Belum diketahui secara pasti mengapa meminum kopi dapat mengurangi resiko terkena diabetes tipe 2. Namun sebagian peneliti beranggapan bahwa hal ini terjadi karena senyawa polifenol kopi. Senyawa ini memiliki sifat anti-oksidan dan secara luas diyakini membantu mencegah penyakit inflamasi seperti diabetes tipe 2 dan obesitas.

Kopi mengandung banyak mineral, seperti magnesium, yang terbukti mempengaruhi peningkatan sensitivitas insulin dalam tubuh. Hal ini memperkuat posisi kopi sebagai herbal yang juga bisa bermanfaat untuk pengidap diabetes tipe 2 maupun  pra-diabetes.

KOPI HIJAU (Green Bean) MENGURANGI SERAPAN GULA OLEH TUBUH

biji kopi hijau (green bean) menurunkan tekanan darah. Green bean adalah biji kopi yang belum melalui tahap Roasting (belum dipanggang) sehingga tidak Berwarna hijau. Sedangkan kopi hitam yang biasa diminum telah melalui proses roasting (sudah dipanggang, sehingga menjadi berwarna hitam).

Kopi hijau atau green bean (biji kopi yang belum di-roasting) ini mengandung sejumlah besar asam chlorogenic, bahan aktif yang memiliki beragam manfaat.

Dengan membatasi penyerapan glukosa masuk ke dalam aliran darah, secara tidak langsung akan  menurunkan kadar gula darah dan lonjakan insulin. Sebuah studi yang dilakukan menemukan bahwa kopi yang diperkaya  dengan asam chlorogenic mampu mengurangi penyerapan glukosa  6,9% lebih baik dibandingkan dengan kopi biasa.

Biji kopi hijau yang di dalamnya mengandung  bahan aktif asam chlorogenic, bisa menjadi pilihan yang baik dalam diet diabetes anda.

Kontrol Gula Darah Anda dengan 3 Olahan Minuman ini
Kontrol Gula Darah Anda dengan 3 Olahan Minuman ini
KATEKIN DALAM TEH HIJAU TERBUKTI DAPAT MENINGKATKAN KONTROL GLUKOSA

Teh hijau mengandung banyak senyawa serta antioksidan yang baik untuk tubuh anda.

Bahan aktif utama yang terkandung dalam teh hijau adalah polifenol. Para peneliti menduga bahwa bahan aktif ini memberikan keuntungan pada hampir setiap sistem organ dalam tubuh termasuk metabolisme merubah glukosa menjadi energi.

Hasil dari studi dengan total 286.701 orang relawan, peminum teh hijau memiliki risiko mengidap diabetes 18% lebih rendah dari pada mereka yang tidak mengkonsumsinya. Sebuah penelitian di Jepang menemukan bahwa penurunan risiko tersebut mencapai 42% untuk penggemar teh hijau yang benar-benar rutin mengkonsumsinya.

Jika Anda adalah seorang  “peminum teh”, maka ini adalah saat yang  tepat untuk beralih ke hijau. Jika Anda tidak, maka inilah saatnya anda untuk memulai.

Itulah 3 minuman yang baik untuk mengontrol gula darah anda. mulailah lakukan perubahan mulai dari sekarang. Sebuah perubahan kecil dapat menghasilkan perbedaan besar untuk kesehatan anda.

Semoga bermanfaat.

Diet Diabetes – Resep Brownies Diabetes Friendly

Diet Diabetes – Resep Brownies Diabetes Friendly

Diet Diabetes - Resep Brownies Diabetes Friendly
Diet Diabetes – Resep Brownies Diabetes Friendly

Siapa sih orang yang ngga suka cokelat? Mungkin ada beberapa orang yang ngga suka sama makanan satu ini. namun hanya sebagian kecil sih. Nah… buat anda diabetasi (yang harus menjalani program diet diabetes) yang doyan banget sama makanan satu ini, harus hati-hati dalam mengkonsumsinya. Karena kebanyakan cokelat sudah dicampur dengan pemanis. Namun sebenarnya dark coklat baik lo buat kesehatan (seperti yang ada di artikel sebelumnya).

Salah satu olahan coklat favorit banyak orang, apalagi kalau bukan brownies. Artikel kali ini akan menyajikan salah satu resep brownies yang bersahabat dengan diabetasi, alias aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun tetap dalam batas wajar ya. Apapun itu, kalau kebanyakan tetap akan berpengaruh negatif. Jadi, tetap jaga diet diabetes anda dengan asupan nutrisi dalam batas seimbang.

Tanpa perlu panjang lebar, ini dia resep brownies untuk anda pengidap diabetes. Resep ini untuk 16 potong sajian brownies

Bahan :

  • ½ cangkir bubuk almond
  • ½ cangkir tepung kelapa murni
  • 3 butir telur
  • 2 sendok makan coklat bubuk bebas gula
  • 1 cangkir minyak zaitun (dapat diganti dengan minyak sayur)
  • ½ sendok teh baking soda
  • 100 g Dark Cokelat (85% kakao)
  • ekstrak vanili 1 sendok makan
  • Pemanis secukupnya (bisa menggunakan Madu atau Sirup Maple atau Gula Maple atau Agave Nektar)
  • ½ cangkir kacang almond tumbuk kasar

Petunjuk :

  • Panaskan oven dengan suhu 180 C.
  • Siapkan loyang  24 x24 cm dengan kertas roti..
  • Lelehkan cokelat hitam.
  • Kocok telur, minyak zaitun, ekstrak vanili, bubuk stevia, coklat bubuk, baking soda.
  • masukkan cokelat hitam, bubuk almond, tepung kelapa dan sebagian almond tumbuk kasar ke dalam adonan dan ratakan.
  • Masukkan adonan ke dalam loyang.
  • Ratakan sisa almond tumbuk kasar di atas adonan.
  • Panggang selama 15-25 menit atau sampai tusuk gigi keluar bersih.
  • Jangan sampai overbake.

 

Penyajian :

  • Dinginkan dahulu di suhu ruangan sebelum dipotong.
  • Bagian atas brownies dapat dihias dengan bubuk almond dan atau tepung kelapa murni secukupnya.
Diet Diabetes - Resep Brownies Diabetes Friendly
Diet Diabetes – Resep Brownies Diabetes Friendly

Itulah resep brownies untuk anda para diabetasi. semoga dapat menambah variasi diet diabetes anda. Selamat mencoba dan selamat menikmati. Sekali lagi kami ingatkan, tetap pantau asupan nutrisi dalam batas seimbang. Kesehatan anda adalah yang paling utama.

Semoga bermanfaat

Dark Cokelat Meningkatkan Sensitivitas Insulin?

Dark cokelat meningkatkan sensitivitas insulin?

Dark Cokelat Meningkatkan Sensitivitas Insulin?
Dark Cokelat Meningkatkan Sensitivitas Insulin?

Cokelat merupakan makanan atau minuman hasil olahan dari biji kakao. Cokelat merupakan makanan yang menjadi favorit bagi banyak orang. Rasanya yang manis dan unik menjadi alasannya. Bagi anda penderita diabetes mungkin berfikir bahwa makanan yang memiliki bahan dasar cokelat harus dihindari. Tapi tahukah anda bahwa dark coklat atau coklat hitam sangat bermanfaat untuk meningkatkan sensitivitas insulin?

Kalau artikel sebelumnya tentang Diet diabetes dengan Kacang Almond, maka artikel kali ini  (Dark Cokelat Meningkatkan Sensitivitas Insulin?) akan mengulas tentang dark cokelat yang memiliki banyak manfaat, ternyata juga berkhasiat dalam meningkatkan sensitivitas insulin. Dark coklat bermanfaat untuk menjaga kesehatan pembuluh darah, membantu sirkulasi darah Anda agar tidak terganggu dan terlindungi dari diabetes tipe 2.

Di dalam dark coklat, ditemukan kandungan Flavonoid yang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel beta pankreas,selain itu flavonoid juga membantu mengurangi resistensi insulin, dengan membantu sel-sel berfungsi secara normal dan mengembalikan kemampuannya untuk menggunakan insulin tubuh Anda secara efisien. Indeks glikemik dari Dark coklat termasuk rendah, sehingga tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Kandungan Dark Cokelat

Dark Cokelat Meningkatkan Sensitivitas Insulin?
Dark Cokelat Meningkatkan Sensitivitas Insulin?

Selain kandungan flavonoid, Dark coklat juga mengandung beberapa vitamin dan mineral yang cukup tinggi.  Beberapa vitamin dan mineral yang terkandung dalam dark coklat antara lain : Kalium; Tembaga; Magnesium; dan zat Besi. Tembaga dan kalium membantu mencegah stroke dan penyakit kardiovaskular lain.

Zat besi dalam coklat membantu anda terlindung dari anemia akibat kekurangan zat besi. Magnesium (seperti dalam artikel sebelumnya) juga membantu dalam pencegahan diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa cokelat membantu dalam meningkatkan sensitivitas insulin, terutama bagi mereka yang sudah mengalami penurunan sensitivitas insulin dan tekanan darah tinggi (seperti diabetes tipe 2). Dengan meningkatnya sensitivitas insulin, tubuh menjadi lebih efisien dalam mendistribusikan gula dari darah ke dalam sel-sel tubuh untuk diubah atau digunakan sebagai energi.

Perlu diperhatikan, bahwa cokelat di sini adalah dark cokelat. bukan yang medium dan atau jenis cokelat yang lain. Selalu konsultasikan segala hal dalam menghadapi diabetes dengan dokter atau dengan ahli gizi anda. diet seimbang, olahraga dan manajemen stress merupakan cara terbaik dalam menjaga kesehatan anda.

Semoga bermanfaat.