YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Tips Diabetes – Liburan dengan Tenang dan Aman

Tips Diabetes – Liburan dengan Tenang
Tips Diabetes - Liburan dengan Tenang dan Aman
Tips Diabetes – Liburan dengan Tenang dan Aman

Artikel tips diabetes kali ini adalah bagaimana agar Anda (diabetasi) dapat berlibur dengan tenang dan aman. Liburan memang penting dilakukan untuk seseorang agar tidak bosan dengan aktivitas mereka. Tanpa kecuali juga bagi penderita diabetes. Mereka (diabetasi) pun membutuhkan yang namanya liburan. Liburan dapat bermanfaat untuk menghilangkan stress yang juga berpengaruh pada kadar gula darah.

Bepergian bagi penderita diabetes memerlukan persiapan dan rencana yang sangat baik. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi, sehingga dapat membahayakan dirinya. Jangan biarkan juga penyakit diabetes akan menghentikan anda untuk melakukan liburan.

Persiapan Sebelum Berangkat
Tips Diabetes - Liburan dengan Tenang dan Aman
Tips Diabetes – Liburan dengan Tenang dan Aman
  • Kunjungi Dokter Anda
    Diskusikan rencana perjalanan liburan dengan dokter anda dan lakukan pemeriksaan medis untuk tahu kadar gula darah anda. Jika anda memerlukan perawatan, rencanakan rencana anda setidaknya sebulan sebelum perjalanan. Perjalanan dapat anda dan dokter anda perkirakan sampai keadaan gula darah anda normal.
  • Bawalah Surat dan Resep Dokter
    Membawa surat dari dokter menjelaskan bahwa anda adalah penderita diabetes. Bawa pula resep dokter adalah untuk pil, insulin atau pompa yang anda butuhkan dalam perawatan rutin.
  • Tandai Semua Obat
    Pastikan anda sudah menamai semua obat yang anda bawa untuk menghindari keamanan bandara akan menghentikan bahkan menyita obat anda.
  • Ketahui Tujuan Perjalanan
    Ketahuilah dimana posisi rumah sakit atau fasilitas medis terdekat tujuan anda sebelum berangkat.
  • Bawalah Kartu Identifikasi Medis
    Bawa serta kartu Medis kemanapun anda pergi yang menerangkan bahwa anda punya diabetes. Bawa pula insulin atau apapun obat diabetes anda dan tunjukkan nomor darurat yang bisa dihubungi.
  • Tingkatkan Bawaan Obat Medis
    Setidaknya tingkatkan dua kali lebih banyak obat dan persediaan alat test gula darah anda. Jangan sampai anda kehabisan di tempat liburan, untuk menghindari jika tidak ada fasilitas medis sewaktu-waktu.
Dalam Perjalanan

Tips Diabetes - Liburan dengan Tenang dan Aman

  • Bawalah Makanan Anda
    Bawalah makanan khusus buat anda sendiri yang baik bagi penderita diabetes. Anda tidak pernah tahu, bagaimana kalau pesawat terlambat yang tentu saja anda butuh makan yang tidak bisa anda makan sembarangan.
  • Pesan Makanan Khusus
    Pesanlah makanan yang rendah gula, lemak dan kolesterol.
  • Terbukalah tentang Diabetes Anda
    Jangan malu, biarkan kru penerbangan dan orang sekitar anda mengetahuinya. Jika terjadi hal yang gawat, mereka bisa tahu apa yang harus dilakukan.
  • Bawalah Kapsul Glukosa
    Perjalanan kadang kala mengurangi kadar gula darah, bawalah beberapa kapsul glukosa atau permen gula, dalam kasushipoglikemik.

Tips Diabetes - Liburan dengan Tenang dan Aman

  • Periksa Kadar Gula Darah Anda
    Duduk dalam waktu yang lama tanpa melakukan aktifitas dapat meningkatkan gula darah anda. Periksa kadar gula darah anda secara lebih rutin dari biasanya ketika sedang perjalanan dan ketika anda sampai tujuan. Perbedaan waktu kadang kala membuat sulit untuk membaca kadar gula yang tepat.
  • Bergeraklah
    Bergerak dengan aktif dan melakukan pemanasan saat perjalanan anda akan membantu memperlancar sirkulasi darah mengurangi resiko penggumpalan darah.

Semoga bermanfaat.

Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi

Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi
Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi
Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi

Diabetes merupakan penyakit yang pada dasarnya adalah mengenai gula darah. Pada artikel kali ini kita fokus pada bagaimana merawat kaki pada penderita diabetes. Kerusakan syaraf dan pembuluh darah penderita diabetes bisa bermasalah pada kakinya. Kurangnya aliran darah yang memadai menyebabkan hilangnya rasa di kaki atau tangan. Hal tersebut dapat membuat mati rasa, nyeri dan lebih buruknya lagi, luka infeksi akan tidak bisa dirasakan oleh penderita. Hal ini dapat menyebabkan amputasi adalah satu-satunya solusi pengobatan kaki penderita.

Kabar baiknya, semua itu diatas dapat dicegah dengan diet yang tepat, olahraga teratur dan selalu periksa dengan teratur kondisi kaki. Tidak sulit menjaga kaki anda jika tahu betul bagaimana perawatannya. Mulailah memeriksa kaki anda dengan teratur, jika perlu setiap hari. Periksa apakah ada pembengkakan, nyeri, luka ataupun tanda-tanda yang tidak normal lainnya.

Berikut adalah beberapa tips perawatan kaki penderita diabetes :
Kaki
Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi
Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi

tips diabetes pertama adalah pada perawatan kaki secara langsung.

  • Cucilah kaki anda dengan sabun yang lembut dan air bersih. Keringkan semua bagian kaki, termasuk di sela-sela jari kakinya.
  • Jangan mencuci kaki anda dengan air panas, bisa beresiko membuat luka bakar.
  • Jagalah kulit kaki anda tetap lembab, bisa dengan petroleum jelly atau lotion pelembab tetapi jangan dipakai diantara sela jari. Sebelum memakai kaos kaki, taburkan bedak terlebih dahulu sehingga kaki anda tetap kering.
  • Berhati-hatilah saat anda memotong kuku. Gunakan gunting kuku, bukan dengan pisau. Jangan tergoda untuk mematahkan begitu saja kuku yang panjang.
  • Hindari bahan melar untuk kaki anda, misalkan nilon dan tekstur sintetis lainnya. Bahan katun adalah bahan terbaik di kaki, hindari kaos kaki dengan karet gelang di atasnya.
  • Jika kaki anda kedinginan, pakailah kaos kaki. Jangan gunakan penghangat, bantal pemanas atau botol air panas karena ada resiko menimbulkan luka bakar.
Sepatu dan alas kaki
Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi
Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi

Sepatu dan alas kaki yang tepat merupakan kuncinya

  • Pakailah selalu sepatu anda ketika anda pergi keluar. Jangan pernah berjalan tanpa alas kaki apapun, bahkan hanya memakai kaos kaki pun dihindari.
  • Pakailah sepatu yang cocok dan pas dengan kaki anda. Jika kamu membeli sepatu, lakukan pada sore hari, saat ketika kondisi kaki berada dalam kondisi terbesar. Jangan pakai sepatu yang kecil dan ketat.
  • Belilah sepatu yang terbuat dari bahan yang bisa bernafas, misalkan kulit, kanvas atau suede dengan sol empuk untuk mengambil tekanannya. Hindarilah sandal, sepatu bertumit tinggi atau sepatu yang tidak menutup kaki sepenuhnya.
  • Gantilah sepatu ketika sepatu anda sudah mulai rusak, misalnya tinggi tumit sudah tidak rata, lapisan dalam sobek atau tanda kerusakan lainnya.
Konsultasikan dengan dokter

Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi

  • Periksalah dengan dokter anda, apakah dapat memotong kuku anda sendiri. Ternyata ada cara tersendiri dalam meotong kuku kaki, kuku kaki harus dipotong melurus untuk mencegah agar kuku kaki tidak tumbuh ke dalam.
  • Periksakan dan konsultasikan ke dokter apabila anda melihat sesuatu yang tidak normal pada kaki. Jangan melakukan pengobatan sendiri dan jangan gunakan obat tanpa resep dokter.
  • Periksalah ke dokter untuk mengetahui apa yang terbaik untuk kesehatan khususnya kaki anda.
Aktifitas

Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi

  • Sebanyak mungkin jadilah aktif, minimal 30 menit sehari bergeraklah. Tetapi kalau bisa lebih lama, maka akan lebih baik untuk kaki anda.
  • Pastikan anda menjaga kaki anda tetap aktif, goyangkan sesaat jika anda dalam kondisi kurang gerak setiap harinya agar aliran darah di kaki anda tetap cukup.
  • Hindarilah berdiri dan duduk pada posisi yang sama untuk waktu yang lama. Sebisa mungkin jangan duduk bersila karena hal ini bisa mencegah aliran darah ke kaki.
  • Jangan merokok. Ternyata merokok juga dapat mempengaruhi aliran darah ke kaki anda.

Sekian artikel tentang tips diabetes – perawatan kaki diabetasi

Semoga bermanfaat.

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Komplikasi pada diabetes tipe 2Komplikasi pada diabetes tipe 2 menjadi momok yang menakutkan untuk para diabetasi. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa diabetes merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Sehingga tidaklah berlebihan bila diabetes mendapat julukan sebagai “Ibu dari Segala Penyakit”. Bahkan di dunia internasional, diabetes dijuluki sebagai “Silent Killer”.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Penyakit diabetes memang pantas mendapat julukan-julukan tersebut. Komplikasi yang terjadi karena penyakit diabetes sangat mengkhawatirkan. Berikut beberapa efek dari Komplikasi yang dilihat dari organ atau jaringan yang terkena komplikasi.

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Pembuluh darah

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Plak aterosklerotik terbentuk dan menyumbat arteri berukuran besar atau sedang di jantung, otak, tungkai dan penis. Dinding pembuluh darah kecil mengalami kerusakan sehingga pembuluh tidak dapat mentransfer oksigen secara normal dan mengalami kebocoran.

Sirkulasi yang buruk ini menyebabkan proses penyembuhan luka yang lama. Selain itu dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, gangren pada kaki dan tangan, lemah syahwat dan infeksi yang lain.

Mata

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Kerusakan terjadi pada pembuluh darah kecil di retina. Akibatnya akan menyebabkan gangguan penglihatan. Apabila tidak segera ditangani, pada akhirnya penderita dapat mengalami kebutaan. Segera konsultasikan dengan dokter anda mengenai kondisi mata anda.

Kulit

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Berkurangnya aliran darah ke jaringan kulit dapat menimbulkan luka dan infeksi dalam (Ulkus Diabetikum). Selain itu menyebabkan proses penyembuhan pada luka luar menjadi buruk. Bahkan bila tidak segera ditangani, dapat terjadi pembusukan. Bila hal tersebut sampai terjadi, jalan yang bisa dilakukan adalah dengan amputasi.

Darah

Komplikasi pada darah adalah adanya gangguan fungsi sel darah putih. Gangguan ini menyebabkan penderita sangat mudah mengalami infeksi. Terutama pada infeksi saluran kemih dan kulit.

Jaringan ikat

Pada penderita diabetes, luka tidak dimetabolisir secara normal. Akibatnya, jaringan menjadi menebal atau berkontraksi sehingga menyebabkan sindroma terowongan karpal (Kontraktur Dupuytren)

Itulah beberapa Komplikasi yang harus diwaspadai pada diabetes tipe 2. Namun hal tersebut bukan berarti bahwa anda harus pasrah menerima segala resiko tersebut. Dengan cara dan metode yang tepat serta kesabaran, anda dapat melawannya. Jaga kadar gula darah anda selalu di batas normal atau paling tidak dalam batas aman. Hal tersebut akan mengurangi resiko komplikasi yang terjadi.

Kuncinya adalah dengan menjaga kondisi tubuh anda agar selalu dalam keadaan sehat. Kontrol kadar gula darah anda. Jalani gaya hidup sehat. Rutin berolahraga, diet seimbang, cukup tidur dan hindari stress. Dengan selalu menjalani gaya hidup sehat dan diet diabetes yang selalu terjaga,

Semoga bermanfaat.

Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Mekanisme Terjadinya Diabetes tipe 2
Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh
Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Artikel kali ini akan membahas bagaimana mekanisme terjadinya diabetes tipe 2. Seperti telah diketahui, bahwa diabetes terbagi menjadi beberapa tipe yaitu : Tipe 1, Tipe 2, dan Gestasional diabetes. Dimana untuk penggolongannya ketiga tipe tersebut telah dibahas pada artikel sebelumnya.

Diabetes hanya dapat diketahui dengan test darah. Namun ada beberapa ciri-ciri yang mungkin dapat dijadikan indikator. Apakah seseorang mengidap diabetes atau tidak. Ciri-ciri yang dapat dijadikan indikator tersebut antara lain :

  • Polidipsi (rasa haus berlebih)
  • Poliuria (sering kencing, terutama malam hari)
  • Polifagia (cepat lapar)
  • Glukosuria (adanya gula dalam urine)
  • Berat badan menurun drastis
  • Badan lemah dan cepat lelah
  • Nafas bau keton
  • Kesemutan pada jari tangan dan kaki serta gatal gatal
  • Penglihatan kabur
  • Luka yang sulit sembuh
  • Gairah sex menurun

Mekanisme diabetes tipe 2

Diabetes memiliki mekanisme yang bekerja pada 4 organ tubuh. Organ tersebut yaitu : hepar (hati), Pankreas, sistem pencernaan, dan sel-sel tubuh.

Hepar (hati)

Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Terjadinya proses glikogenesis dan Glukoneogenesis di dalam hati secara terus-menerus. Kedua proses tersebut adalah normal pada manusia. Pada orang yang tidak mengidap diabetes, proses tersebut terjadi secara fluktuatif. Tergantung pada asupan energi yang ada dan kondsi tubuh.

Sedangkan pada diabetasi, proses glikogenesis dan Glukoneogenesis terjadi secara terus menerus. Hal inilah yang mngakibatkan kadar gula darah meningkat.

Pankreas

Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Pankreas merupakan organ yang berfungsi menghasilkan hormon insulin. Dimana insulin sendriri merupakan “kendaraan” yang membawa oksigen dan gula untuk masuk ke dalam sel-sel tubuh.

Pada penderita diabetes, pankreas tidak dapat bekerja secara baik. Produksi hormon insulin oleh pankreas tidak memenuhi kebutuhan tubuh. Atau bisa juga pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin sama sekali. Hal ini menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat karena gula dalam darah tidak dapat diserap oleh sel-sel atau organ tubuh.

Sistem pencernaan

Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Di dalam usus, enzim alfa glukosidase mengubah karbohirat menjadi glukosa untuk disebarkan ke seluruh tubuh. Sebenarnya proses ini adalah normal. Terjadi pada setiap orang. namun, bagi diabetasi, hal ini dapat memicu melonjaknya kadar gula dalam darah.

 Sensitifitas insulin sel tubuh

Sel dalam tubuh tidak bereaksi terhadap insulin. Hal ini menyebabkan gula dalam darah meningkat. Selain itu sel dalam tubuh tidak mendapat nutrisi atau energi yang dibutuhkan. Hal ini dapat memicu timbulnya berbagai macam komplikasi pada diabetes.

Semoga bermanfaat.

Ketahui, Kontrol Diabetes, Hindari Amputasi pada Kaki

Ketahui, Kontrol Diabetes, Hindari Amputasi

Ketahui, Kontrol Diabetes, Hindari Amputasi

Kontrol diabetes merupakan kunci untuk mencegah luka pada kaki anda. Secara umum, kontrol diabetes mencegah komplikasi penyakit lain. Belajar cara mengontrol diabetes sangat penting untuk mencegah komplikasi lanjutan yang bisa lebih parah. Bahkan mencegah amputasi bagian tubuh.

Biasanya masalah amputasi pada diabetes merupakan akibat dari kerusakan syaraf yang parah. Selain itu juga dikarenakan sirkulasi darah yang buruk terutama di kaki. Karenanya, kaki seseorang menjadi rentan terhadap borok atau luka kulit. Hal ini akhirnya mengakibatkan tulang tidak dapat diperbaiki dan terdapat kerusakan jaringan. Apabila memburuk, beresiko besar dilakukan tindakan amputasi. Bahkan, 88% amputasi kaki dimulai dengan adanya luka di kaki.

Ketahui, Kontrol Diabetes, Hindari Amputasi

Para peneliti Swedia telah mengamati, bagaimanapun sekarang ini para penderita diabetes telah banyak menerima informasi yang lebih baik. Khususnya tentang perawatan kaki; hingga kasus amputasi menurun. Studi penelitian dilakukan pada tahun 2000-2006, antara pasien diabetes dan non-diabetes. Sementara penderita diabetes lebih mungkin menderita infeksi kaki dan gangguan ginjal. Kasus amputasi di atas pergelangan kaki untuk kelompok ini turun 60% selama periode penelitian.

Faktor Resiko Amputasi

Meskipun telah jarang kasus amputasi, faktor-faktor tertentu ini dapat meningkatkan resiko diabetes, antara lain :

  • Jenis kelamin
    Kasus amputasi terjadi pada pria lebih banyak dua kali lipat dari perempuan.
  • Ras
    Ras Amerika-Afrika hampir dua kali lebih mungkin dibandingkan ras lainnya untuk berkembangnya penyebab infeksi kaki yang diamputasi.
  • Umur / usia
    Orang dalam kelompok usia ini memiliki kecenderungan mengidap diabetes yang menyebabkan amputasi.
Kontrol Penyakit Diabetes Anda

Ketahui, Kontrol Diabetes, Hindari Amputasi

Pada saat ini, belajar bagaimana mengontrol penyakit ini lebih penting dari sebelumnya. Deteksi dan rawatlah luka awal kaki anda. Jaga kadar gula darah anda selalu berada di angka yang tepat. Kelola potensi komplikasi dari diabetes anda seperti gangguan ginjal dan arteriosclerosis (pengerasan arteri) adalah sangat penting untuk menghindari amputasi. Dan ingatlah untuk selalu konsultasikan dengan dokter setiap perkembangan penyakit anda.

Semoga dapat menjadi manfaat bagi anda.

Diabetes – Antara Gula dan Tubuh Anda

Diabetes – Gula dan Tubuh Anda
Diabetes - Antara Gula dan Tubuh Anda
Diabetes – Antara Gula dan Tubuh Anda

Bagi penderita diabetes, mempelajari bagaimana efek dari konsumsi gula sehari-hari merupakan hal yang wajib. Selain itu, mereka harus mengetahui bagaimana mengaturnya agar pilihan konsumsi makanan menjadi lebih sehat.

Tahukah anda bahwa ada 2 jenis gula? Yaitu gula alami dan gula sintetis (gula buatan). Gula alami terdapat pada buah-buahan, susu dan beberapa padi-padian. Gula sintetis contohnya fruktosa jagung. Fruktosa jagung merupakan gula yang sering ditambahkan untuk membuat beberapa makanan dan minuman misalkan kue, sereal dan soda.

Diabetes - Antara Gula dan Tubuh Anda

Tahukah anda bahwa gula memiliki efek terhadap tubuh kita? Tidak hanya terhadap para diabetasi, namun juga untuk orang yang tidak mengidap diabetes. Ya, berpengaruh terhadap semua orang. berikut beberapa diantaranya :

Otak

Gula sintetis dapat mengakibatkan kecanduan narkoba, tembakau atau alkohol. Hal ini mengakibatkan hal yang sama pada bagian otak, memicu sensor bahagia untuk melepaskan dopamine. Dopamine dapat membuat anda ingin makan terus menerus meskipun anda tidak lapar sekalipun.

Jantung

Diabetes - Antara Gula dan Tubuh Anda

Ketika anda mengkonsumsi banyak gula sintetis, jantung anda harus bekerja ekstra keras untuk memprosesnya. Jumlah gula yang berlebihan dari batas yang dibutuhkan tubuh di dalam jantung akan diubah menjadi lemak. Lemak berlebih dapat mengakibatkan kerusakan jantung atau seperti masalah kesehatan lainnya seperti kolesterol tinggi, diabetes atau penyakit jantung.

Pankreas

Diabetes - Antara Gula dan Tubuh Anda

Terlalu banyak mengkonsumsi gula di dalam tubuh dapat merusak pankreas anda. Yang mengontrol gula darah dalam pankreas disebut insulin yang memberikan tenaga pada otot dan organ tubuh. Kekurangan insulin dapat menyebabkan diabetes, kerusakan otot dan syaraf.

Tahukah anda?

Mengkonsumsi  gula lebih dari 9 sendok teh bagi pria dapat menyebabkan masalah pada kesehatan anda seperti kerusakan gigi, obesitas dan depresi. Parahnya lagi, wanita hanya butuh 6 sendokteh gula untuk meningkatkan resiko masalah pada kesehatan seperti kerusakan gigi, obesitas dan depresi.

Tips membatasi gula dalam diet anda.

Ada beberapa tips sederhana yang dapat anda lakukan untuk membatasi asupan gula harian dalam diet anda :

  • Pilihlah buah-buahan segar daripada kue pie, donat atau roti.
  • Bawalah sendiri snack anda, tentu saja yang rendah kadar gulanya.
  • Makanlah sajian dengan kandungan gula sedikit.

Semoga bermanfaat.