Pentingnya menjaga kesehatan gigi
Ternyata selain meningkatkan konsumsi obat diabetes untuk menjaga kestabilan gula darah serta membantu mencegah komplikasi, menjaga kesehatan gigi juga penting sekali untuk dilakukan. Suatu penelitian terbaru menunjukkan betapa pentingnya memantau kondisi gigi karena ternyata kesehatan gigi mempengaruhi kadar gula darah seorang diabetesi. Maka selain menjaga kesehatan dengan rajin mengonsumsi obat diabetes, mulai sekarang rajinlah mengunjungi dokter gigi untuk melakukan control.
Kesehatan gigi dan diabetes tipe 2
Diabetes tipe 2 dimulai ketika tubuh mulai tidak merespon hormon insulin dengan baik yang kemudian dikenal dengan istilah resistensi insulin. Akibatnya kadar gula darah menjadi terlalu tinggi. Obat diabetes telah banyak menemukan solusi untuk kondisi ini, baik obat herbal atau berbahan kimia. Meski obat diabetes mampu menjaga kestabilan gula darah, namun tanpa manajemen gula darah yang baik maka itu merupakan awal dari penyakit gusi atau periodontitis dan diabetes tipe 2. Mereka yang telah mengalami diabetes tipe 2 akan memiliki resiko lebih besar terkena penyakit gusi sementara penyakit gusi meningkatkan resiko diabetes tipe 2.
Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical Periodontology menyarankan agar mereka yang telah terdiagnosis diabetes tipe 2 mulai memperhatikan kondisi dan kesehatan gigi untuk mengelola kadar glukosa dalam darah.
Deep cleaning meningkatkan kadar HbA1c
Seorang profesor dari University of Barcelona, Spanyol, membuat sebuah penelitian terhadap 90 orang dewasa dengan diabetes tipe 2 dan kadar hemoglobin A1c sebesar 7.7 persen. Orang-orang ini kemudian dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok yang melakukan perawatan gigi sesuai anjuran dokter. Kelompok ini akan menerima perawatan gigi seperti skaling, sebuah perawatan tanpa operasi yang disebut ‘deep cleansing’ untuk menghilangkan plak dari gigi dan di bawah gusi. Sedangkan kelompok kedua mendapat perawatan gigi hanya menghilangkan plak dari bagian gusi saja.
Selama tiga hingga enam bulan kedua kelompok ini akan melakukan pengecekan pada HbA1c, glukosa puasa, dan kadar bakteri dalam mulut. Hasilnya adalah, mereka yang menerima perawatan gigi ‘deep cleansing’ mengalami peningkatan kadar HbA1c dan gula darah puasa sedangkan kelompok lain tidak. Ini sekaligus membuktikan bahwa kesehatan area mulut dan pengecekan gigi rutin akan membantu mengelola glukosa dengan lebih baik bagi pengidap diabetes tipe 2.
Sumber: medicalnewstoday.com
