Diabetes tipe 1 dan tipe 2
Memahami perbedaan antara diabetes tipe 1 dan tipe 2 ternyata mempengaruhi perawatan dan obat diabetes yang digunakan. Maka penting untuk sejak awal memahami kondisi tubuh apakah diabetes yang dialami adalah diabetes tipe 1 atau tipe 2 agar paham bagaimana bentuk pencegahannya serta obat diabetes yang bisa dikonsumsi. Pemahaman tentang kondisi diabetes ini akan membuat orang-orang menjadi lebih waspada.
Diabetes tipe 1
Diabetes tipe 1 singkatnya adalah kondisi ketika tubuh sama sekali tidak memproduksi insulin.
Tanda-tanda awal diabetes tipe 1 yang harus mulai menjadi perhatian adalah ketika muncul rasa haus yang terus menerus dan keinginan buang air kecil yang juga bertambah tinggi. selain rasa haus, tubuh pengidap diabetes tipe 1 juga akan sering merasa lapar, namun berat badan justru turun drastis, pandangan yang mulai kabur dan sering merasa sangat lelah.
Kondisi diabetes tipe 1 disebabkan oleh kondisi genetik dalam keluarga dan faktor auto-imun. Karena berasal dari dalam tubuh maka penyakit ini tidak dapat dihindari. Tidak ada metode pencegahannya sehingga untuk antisipasi adalah dengan melihat riwayat dalam keluarga dan memantau kondisi jika gejalanya mulai muncul dapat segera diatasi.
Cara penangan pasien diabetes tipe 1 adalah dengan suntikan insulin, obat diabetes sesuai resep dokter, diet ketat dan olahraga teratur. Pasien diabetes tipe 1 harus selalu melakukan monitor terhadap kondisi glukosanya untuk mencegah terjadi hypoglikemia.
Diabetes tipe 2
Untuk diabetes tipe 2 sendiri adalah kondisi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin dengan jumlah yang cukup. Atau tubuh tidak bereaksi terhadap insulin yang ada.
Gejala-gejala yang bisa muncul biasanya adalah perasaan pusing, luka yang lambat untuk sembuh, sakit atau malah mati rasa pada tangan dan kaki. Kondisi ini bisa menjadi alarm peringatan terhadap diabetes tipe 2 meskipun terkadang gejala tersebut terlalu samar untuk disadari.
Biasanya diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, faktor genetik atau penuaan yang membuat beberapa organ tubuh tidak bekerja maksimal. Meski salah satunya berasal dari faktor genetik, tetapi diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan mengubah gaya hidup, termasuk mengonsumsi makanan sehat dan olahraga teratur.
Penanganan obat diabetes salah satunya adalah dengan diet dan olahraga rutin. Tetap lakukan monitoring pada glukosa untuk melihat kondisi gula darah. Sedangkan insulin dan obat diabetes diberikan dalam beberapa kasus dan dengan resep dari dokter.
Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/bepergian-aman-bagi-pasien-diabetes-dengan-obat-diabetes/
