Pertanyaan pasien
Para pasien diabetes kebanyakan cemas setelah mengetahui dirinya mengidap diabetes meski telah diresepkan berbagai obat diabetes yang membantu. Sakit diabetes memang tidak sepenuhnya dapat disembuhkan, hanya bisa dikontrol dengn berbagai bentuk seperti mengatur pola makan, berolahraga dan obat diabetes. Namun beberapa pasien kemudian merasa cemas karena kadar gula darah dalam tubunya terlihat tidak stabil dan malah cenderung naik turun. Pertanyaan lain seperti kandungan makanan apa saja yang boleh dimakan dan tidak atau tentang kondisi tubuh yang harus menjadi perhatian pasien. Berikut ini akan dibahas tentang beberapa pertanyaan yang sering diajukan pasien diabetes serta bagaimana jawabannya.
Gula darah naik saat berpuasa
Orang kadang cemas ketika sedang berpuasa dan mendapati gula darahnya naik dan bukan turun, padahal tidak mungkin dalam situasi tersebut mengonsumsi obat diabetes. Kenaikan gula darah pada saat berpuasa bukan hal yang buruk atau membahayakan kondisi tubuh. Kondisi dimana gula darah justru meningkat saat puasa adalah reaksi hormone perlawan terhadap anjloknya kadar insulin tubuh ketika berpuasa. Pada saat insulin turun, maka hormon lain akan meningkat. Jika seseorang berpuasa, tubuh akan mengeluarkan seluruh cadangan glukosanya untuk dibakar sebagai energi saat puasa. Maka kenaikan kadar gula darah saat puasa adalah hal yang wajar.
Resistensi insulin
Orang mungkin bertanya apakah mungkin tubuh seseorang dengan kadar gula darah yang normal mengalami resistens insulin dan jawabannya adalah ya. Kondisi ini adalah bentuk lain dari hyperinsulinemia. Hyperinsluinemia adalah gejala awal dari diabetes tipe 2. Orang yang mengalami hyperinsulinemia belum bisa disebut mengalami diabetes karena pankreas masih mampu memproduksi insulin secara cukup. Diabetes baru bisa terjadi jika hyperinsulinemia terjadi berulang.
Hypeinsulinemia terjadi ketika tubuh tidak sensitif terhadap insulin yang tersedia, sehingga mengirim tanda yang salah pada pankreas bahwa tubuh kekurangan insulin. Hal ini mengakibatkan produksi insulin menjadi berlebihan karena pankreas mengira tubuh butuh insulin lebih banyak.
Semua pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang dijawab oleh Dr. Jason Fung. Untuk mengetahui lebih jauh tentang Dr. Jason Fung dapat dilihat pada blognya yaitu intensivedietarymanagement.com.
Sumber: dietdoctor.com
