YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Fakta Tentang Pemanis Alami Xylitol

Pemanis Alami XylitolFakta tentang pemanis alami xylitol. Apakah anda mengetahui tentang xylitol? Selain berkhasiat dalam kesehatan gigi, juga bisa digunakan sebagai pemanis pengganti gula yang rendah efek sampingnya. Xylitol juga disebut sebagai gula alkohol, dapat ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Lebih umum ditemukan yang telah diproduksi pengekstrakan dari tongkol jagung terutama di produksi China. Bentuknya hampir sama dengan gula dan rasanya pun hampir menyamainya.

Pemanis ini adalah pemanis alami, rendah kalori 40% lebih sedikit dari gula. 75% lebih rendah karbohidratnya dari gula, dibandingkan dengan pemanis lainnya. Pemanis bernama xylitol ini tidak mengandung protein, lemak, vitamin atau mineral. Tidak memiliki dampak seperti gula sehingga pemanis ini bisa digunakan sebagai alternatif yang lebih baik bagi penderita diabetes. Kandungan indeks glikemik di dalamnya adalah 7 dibandingkan 84 dari gula.

Fakta Menarik Tentang Pemanis Alami Xylitol

Beberapa fakta menarik tentang pemanis xylitol adalah :

  1. Mengandung gula dan dapat meningkatkan kadar gula darah. Dapat berfungsi sebagai bahan alternatif pemanis, tentu saja xylitol mengandung gula. Anda harus ingat itu, konsumsilah xylitol dengan bijak dan jangan berlebihan setiap harinya.
  2. Bermanfaat untuk kesehatan gigi. Secara efektif pemanis ini mencegah kerusakan gigi dengan mengurangi bakteri berbahaya dapat tumbuh dari asupan makanan yang masuk. Tetapi terdapat sedikit kontroversi dalam hal ini. Bagi penderita diabetes mampu meningkatkan resiko radang gusi, kerusakan gigi dan infeksi akibat tingginya kandungan kadar glukosa.
  3. Dapat menyebabkan masalah perut. Salah satu hal yang dilakukan gula alkohol adalah menarik air ke dalam usus. Akibatnya terdapat efek tidak nyaman pada gastrointestinal seperti gas, kembung dan diare. Gejala dan efek samping ini tergantung pada toleransi yang dapat diterima tubuh anda dan jumlah yang dikonsumsi. Jika saja berefek yang kurang baik, mulailah dengan lambat sedikit demi sedikit.

Hubungan Pemanis Alami Xylitol Dengan Diabetes

Memang pemanis ini mempunyai efek pada bakteri di usus, tetapi perlu diingat juga untuk efek jangka panjangnya. Masih belum diketahui juga apakah baik atau sebaliknya malah jadi buruk, selalu kontrol asupan pemanis ke dalam tubuh anda. Tetapi bagi penderita diabetes, bisa jadi alternatif yang lebih baik daripada gula. Jumlah yang sesuai untuk kesehatan gigi adalah 6-10 gram xylitol. Meskipun tidak ada jumlah yang direkomendasikan secara pasti oleh Asosiasi, yang artinya dosis bisa bervariasi.

Pemanis Alami XylitolXylitol tidak punya efek negatif langsung terhadap gula darah, berat badan, resistensi insulin, tingkat lipid atau karies gigi. Tetapi kalau anda mengkonsumsi lebih dari ambang batas asupannya, maka dapat menyebabkan penyakit diabetes.  Paling baik adalah menggunakan pemanis pengganti dari makanan asli. Anda bisa membuat bermacam resep yang bisa anda ukur sendiri kandungan kadar gula di dalamnya. Kesehatan badan anda tergantung pada kegiatan keseharian dan asupan makanan yang anda masukkan.

Gunakan xylitol yang sudah modern, sudah banyak yang benar-benar terhitung efeknya terhadap kadar gula darah. Tetapi secara keseluruhan sebagai pemanis alami, kami lebih memilih stevia dibandingkan xylitol. Dimana stevia telah diujikan tidak hanya terhadap hewan uji, tetapi juga sudah diujikan terhadap manusia. Dan pengujian tersebut tidak menimbulkan efek negatif terhadap tubuh manusia.

Penelitian Terbaru Mengenai Konsumsi Garam Harian dan Kaitannya Dengan Obat Herbal Diabetes Paling Ampuh

obat herbal diabetes paling ampuh dan garam

Coba Anda tanyakan pada beberapa orang – termasuk para profesional di bidang kesehatan – apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi tekanan darah? Kemungkinan sebagian besar jawaban yang akan Anda dapatkan adalah untuk mengurangi garam dan asupan natrium.

Seperti yang David Spero sampaikan dalam tulisan blog mengenai diabetes dan hipertensi (tekanan darah tinggi) DISINI

Asosiasi Diabetes Amerika (American Diabetes Association  – ADA) merekomendasikan “pola diet termasuk mengurangi sodium (nama lain dari natrium) dan meningkatkan asupan kalium, pengaturan asupan alkohol. Serta dilengkapi dengan peningkatan aktivitas fisik”

Dan seperti yang dicatat dalam artikel mengenai konsumsi makanan cepat saji DISINI, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Center for Disease Control and Prevention – CDC Amerika) merekomendasikan bahwa banyak orang dengan risiko kardiovaskular tinggi – termasuk penderita diabetes,

sebaiknya mengkonsumsi kurang dari 1.500 miligram sodium setiap hari, jauh lebih kecil dari asupan rata-rata penduduk Amerika dengan konsumsi lebih dari 3.400 miligram perhari. Seperti yang Anda lihat, dimana-mana percakapan tampaknya hanya membahas sekitar garam.

 

Tetapi hasil penelitian terbaru menyimpulkan gula adalah penyebab yang jauh lebih buruk daripada garam dalam perannya menyebabkan tekanan darah tinggi serta kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Diterbitkan dalam jurnal Open Heart DISINI, hasil penelitian menekankan bahwa rekomendasi untuk menurunkan asupan garam dan natrium tidak didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat.

Menurut sebuah artikel pada review di MedPage Hari ini, para peneliti menulis bahwa risiko terendah untuk penyakit kardiovaskular ditemukan di antara orang-orang yang mengkonsumsi 3.000 hingga 4.000 miligram sodium per hari, yang pada dasarnya adalah rata-rata asupan Amerika dan jauh lebih tinggi daripada kebanyakan rekomendasi seperti tertera diatas.

Mereka mencatat bahwa asupan natrium tetap stabil selama 50 tahun terakhir, tetapi kasus hipertensi sendiri telah menjadi lebih umum selama periode waktu tersebut sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini konsumsi makanan olahan atau makanan cepat saji telah meningkat drastis.

Untuk mendukung klaim mereka, para peneliti mengutip sebuah studi yang menemukan hubungan kuat yang cukup membuat para peneliti terkejut antara asupan gula dan kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Dibandingkan dengan responden penelitian yang mendapat kurang dari 10% kalori hariannya dari gula, mereka yang mendapat antara 10% – 25% kalori hariannya dari gula 1,3 kali lebih mungkin mengalami resiko meninggal akibat penyakit kardiovaskuler,

sementara mereka yang mendapat lebih dari 25% kalori hariannya dari gula meningkat tajam menjadi 2,75 kali lebih mungkin mengalami resiko meninggal akibat penyakit kardiovaskuler.

 

Jadi apa yang kita dapat pelajari tentang garam dan obat herbal diabetes paling ampuh? Beberapa, tentu saja, menunjukkan bahwa menurunkan asupan garam dapat menurunkan tekanan darah.

Namun sebuah studi dari akhir 90-an – yang dianalisis penelitian yang dilakukan selama beberapa dekade – menunjukkan bahwa efek ini relatif kecil, dengan penurunan maksimum sekitar 4,8 mmHg sistolik (angka atas) dan 2,5 mmHg diastolik (angka bawah) tekanan darah.

Selain itu, sebuah penelitian dari tahun 2011 yang berfokus pada kadar natrium air seni penderita diabetes menemukan bahwa asupan natrium yang lebih tinggi ternyata terkait dengan rendahnya resiko kematian, baik akibat penyakit kardiovaskular maupun penyebab lainnya.

 

Sebagai informasi tambahan, kelompok-kelompok seperti Asosiasi Jantung Amerika (American Heart Association) dan Kampus Kardiologi Amerika (American College of Cardiology) – penulis dan penerbit pedoman yang biasa digunakan untuk mengurangi tekanan darah – mereka merekomendasikan untuk lebih menekankan pada pola diet secara keseluruhan, seperti diet DASH atau diet Mediterania, daripada hanya mengurangi asupan garam saja.

Kedua diet yang direkomendasikan diatas adalah diet rendah gula. Tetapi dengan tidak menekankan perhatian khusus pada konsumsi gula seperti yang mereka rekomendasikan untuk konsumsi garam,

panduan diet yang diberikan mungkin mengirimkan pesan yang salah kepada publik tentang langkah-langkah paling penting yang dapat dilakukan untuk mengurangi tekanan darah dan resiko penyakit kardiovaskular.

 

Kaitan Konsumsi Harian Garam Dengan Obat Herbal Diabetes Paling Ampuh

Jika dikaitkan dengan konsumsi harian obat herbal diabetes paling ampuh, tentu selain mengkonsumsi obat untuk menjaga kadar gula darah, Anda juga harus mengimbangi asupan garam bahkan lebih penting lagi asupan gula harian Anda demi kesehatan yang lebih baik.

Apakah Anda pernah diberitahu untuk mengurangi asupan harian garam Anda karena memiliki tekanan darah tinggi atau resiko mengalami penyakit jantung?

Jika ya, apakah Anda pernah diperintahkan untuk melakukan hal yang sama dengan asupan harian gula Anda?

Apakah tinjauan penelitian diatas membuat Anda kembali mengingat stereotip pernyataan “karbohidrat tetaplah karbohidrat” bagi penderita diabetes, terlepas apakah mereka berbentuk pati atau gula sederhana?

Apakah Anda merasa sulit atau tidak menyenangkan rasanya untuk mengurangi asupan garam harian Anda?

Apakah Anda pikir mengurangi asupan gula harian Anda akan lebih mudah atau lebih sulit?

 

Share atau bagikan artikel ini supaya lebih banyak penderita diabetes yang tahu ya! Terima kasih.

Obat Herbal Diabetes dan Diet Makanan, Pasangan Serasi Untuk Diabetesi

Banyak yang bilang bahwa penggunaan obat herbal diabetes jauh lebih aman daripada penggunaan obat kimia

Menanggapi kutipan yang tertera di atas mungkin memang benar adanya, karena umumnya kandungan bahan kimia tambahan obat herbal diabetes mendekati nol dan hanya dipakai sebagai pelengkap. Selain mengkonsumsi obat diabetes, ada baiknya Anda perlu melakukan diet makanan yang Anda makan sehari-hari.

Pernahkah Anda dalam suatu waktu sebagai penderita diabetes terus-menerus bertanya pada diri sendiri, “Apa yang bisa saya makan?”

Berhentilah khawatir! Hidup dengan diabetes tidak berarti hidup Anda dirampas. Namun Anda memang perlu mengatur strategi makan dan melakukan diet makanan. Kami akan membantu untuk belajar menyeimbangkan makanan dan membuat pilihan makanan sehat Anda.

Setelah Anda mendapatkan pemahaman bagaimana makan makanan yang sehat, Anda dapat bersantai dan menggali lebih dalam berbagai ide makanan lezat maupun makanan ringan.

 

Melakukan Eksplorasi Makanan : Apa yang Bisa Saya Makan Sebagai Pendamping Obat Herbal Diabetes?

Berikut ini adalah terjemahan dan saduran diet makanan yang diterapkan oleh Asosiasi Diabetesi Amerika.

Makanan Super (Superfood) Diabetesi

Penuhi rencana menu makanan Anda terutama dengan jenis makanan ini yang penuh dengan vitamin, mineral, dan serat.

Kacang polong, sayuran berdaun hijau gelap, buah jeruk, ubi jalar, buah beri, tomat, ikan dengan kandungan tinggi asam lemak Omega-3, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, Susu dan Yoghurt bebas lemak.

 

Ide Menu Makanan Cepat Saji

Luangkan waktu untuk merencanakan sebelum Anda pergi berbelanja, penuhi kebutuhan stok dapur sehingga semua yang Anda butuhkan untuk menu makanan cepat saji tersedia lengkap sewaktu-waktu Anda membutuhkannya.

Anda dapat menyusun menu makanan cepat saji harian untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam.

 

Minuman atau Makanan Mengandung Alkohol

Pelajari tentang dampak minuman atau makanan beralkohol jika Anda memiliki diabetes. Kebanyakan orang dengan diabetes dapat mengkonsumsi alkohol dalam jumlah sedang.

Penelitian telah menunjukkan bahwa ada beberapa manfaat kesehatan dari konsumsi alkohol seperti mengurangi risiko penyakit jantung. Tetapi, pengaturan jumlahnya menjadi sangat penting.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang apakah alkohol yang aman untuk Anda, konsultasikanlah dengan dokter pribadi Anda.

 

Makan Makanan Cepat Saji Di Luar

Pelajari cara untuk mengelola gula darah dan selalu ingat untuk mengkonsumsi obat herbal diabetes Anda ketika sedang makan di luar.

Apakah itu pertemuan bisnis sambil makan siang, makan malam pemberian tetangga yang Anda bawa pulang, atau makan makanan cepat saji dengan anak-anak, makan di luar adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari.

Kita cenderung membeli makan di luar karena mudah, praktis, cepat, dan menyenangkan. Tetapi apakah itu sehat?

 

Biji-bijian dan Sayuran Mengandung Tepung

Apakah biji-bijian dan sayuran mengandung zat tepung merupakan sesuatu yang baik atau buruk? Sebuah gandum dikatakan sebagai biji utuh apabila mencakup keseluruhan butir gandum termasuk bekatul (kulit ari), bakal benih dan endosperm (bagian mengandung tepung).

Biji-bijian yang paling populer di Indonesia dan Amerika Serikat adalah gandum sehingga ini akan menjadi contoh kita. Untuk membuat 100% tepung gandum, seluruh bagian biji gandum haruslah dimanfaatkan.

Tepung dengan tulisan “Refined” yang cenderung berwarna putih serta diperkaya tepung terigu hanya mencakup sebagian dari gandum, dan bukan merupakan keseluruhan bagiannya. Sesungguhnya banyak nutrisi yang hilang jika Anda mengkonsumsi tepung gandum.

Contoh produk terbuat dari gandum yang mengandung 100% keseluruhan biji gandum yaitu roti, pasta, tortilla, dan kerupuk. Tetapi jangan berhenti sampai di situ! Ada lebih banyak lagi biji-bijian selain gandum yang bisa Anda pilih.

 

Sayuran tidak mengandung tepung

Sebaiknya Anda mengisi setengah dari piring Anda dengan sayuran tidk mengandung tepung untuk menu makanan sehat bagi diabetesi.

Makanlah lebih banyak! Tidak jarang bukan Anda mendengar kata-kata ini ketika sedang berada dalam suatu jamuan makan bersama? Bahkan ketika Anda mengidap diabetes, mereka tetap mengatakan hal yang sama.

Jangan khawatir, sayuran tidak mengandung tepung adalah salah satu kelompok makanan dimana Anda dapat memuaskan selera makan agak lebih.

Sayuran tidak mengandung tepung penuh dengan vitamin, mineral, serat, dan komponen fitokimia serta mengandung begitu sedikit kalori dan karbohidrat, sehingga semua orang bisa menikmatinya lebih banyak!

Ada dua jenis utama dari sayuran, yaitu yang mengandung tepung dan tidak mengandung tepung. Pada bagian ini, kita hanya akan berfokus pada sayuran tidak mengandung tepung.

Sayuran mengandung tepung seperti kentang, jagung dan kacang polong termasuk dalam bagian “Biji-bijian dan sayuran mengandung zat tepung” karena mengandung lebih banyak karbohidrat.

Sayuran tidak mengandung tepung misalnya bayam Cina, asparagus, tunas bambu (rebung), tauge, kubis, kembang kol, seledri, labu siam, lobak, okra, berbagai jenis jamur dan masih banyak lagi pilihan lainnya.

 

Makanan Mengandung Protein (Protein Foods)

Makanan dengan kandungan protein adalah salah satu bagian penting dari rencana menu bagi diabetesi. Pelajari mengenai pilihan protein terbaik Anda.

Makanan tinggi protein misalnya seperti ikan, ayam, daging, produk dari kedelai, dan keju, semua yang disebut “makanan mengandung protein.” Anda juga mungkin mendengar beberapa dari mereka disebut sebagai “makanan pengganti daging.”

Perbedaan terbesar antara makanan satu dengan lainnya dalam kelompok ini adalah berapa banyak lemak yang dikandungnya untuk makanan dengan protein hewani, dan apakah masing-masing dari mereka memiliki karbohidrat atau tidak untuk makanan dengan protein nabati.

Pilihan Protein Terbaik adalah:

  • Protein nabati
  • Ikan dan seafood
  • Ayam, unggas lainnya (tanpa kulit atau hanya daging utuh)
  • Keju,telur (keju tanpa lemak dan putih telur, karena kuning telur adalah sumber kolesterol yang cukup besar)

 

Lalu Selain Makanan, Apa yang Bisa Saya Minum?

Selalu ingat bahwa minuman yang Anda minum juga dapat memiliki efek pada berat badan dan gula darah, saat Anda berusaha mengontrol gula darah dengan obat herbal diabetes.

Lalu apa sebaiknya yang saya minum? Sebaiknya Anda memilih minuman yang memiliki penandaan nol kalori atau minuman dengan kalori sangat rendah. Ini termasuk: air, teh tanpa gula, kopi tanpa gula, soda khusus diet, minuman rendah kalori dan campuran minuman lainnya.

Anda juga dapat mencoba memberi variasi rasa kepada minuman Anda dengan memeras sedikit lemon atau jeruk nipis untuk sensasi minuman yang menyegarkan. Semua minuman ini memberikan kalori dan karbohidrat dalam jumlah sangat sedikit.

7 Tips Aman Memilih dan Mengkonsumsi Obat Diabetes Herbal

obat diabetes herbal aman

7 Tips Aman Memilih dan Mengkonsumsi Obat Herbal. Berbagai tanaman berkhasiat telah digunakan untuk tujuan pengobatan selama puluhan bahkan ratusan tahun di dunia modern.

Namun, obat herbal pun harus mengikuti praktek-praktek produksi dan pembuatan obat yang baik untuk memastikan bahwa sediaan obat diproses secara konsisten dan memenuhi standar kualitas.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, obat herbal atau obat tradisional di Negara Indonesia dibagi menjadi tiga jenis, yaitu jamu, obat herbal terstandar dan fitofarmaka.

 

Definisi Jamu, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka

Jamu adalah obat tradisional yang disediakan secara tradisional, misalnya dalam bentuk serbuk seduhan, pil, dan cairan yang berisi seluruh bahan tanaman yang menjadi penyusun jamu tersebut serta digunakan secara tradisional.

Obat Herbal Terstandar adalah obat tradisional yang disajikan dari ekstrak atau penyarian bahan alam yang dapat berupa tanaman obat, binatang, maupun mineral.

Selain proses produksi dengan teknologi maju, jenis ini pada umumnya telah ditunjang dengan pembuktian ilmiah berupa penelitian-penelitian pre-klinik seperti standart kandungan bahan berkhasiat, standart pembuatan ekstrak tanaman obat, standart pembuatan obat tradisional yang higienis, dan uji toksisitas akut maupun kronis.

Fitofarmaka merupakan bentuk obat tradisional dari bahan alam yang dapat disejajarkan dengan obat modern karena proses pembuatannya yang telah terstandar, ditunjang dengan bukti ilmiah sampai dengan uji klinik pada manusia.

Dengan uji klinik akan lebih meyakinkan para profesi medis untuk menggunakan obat herbal di sarana pelayanan kesehatan.

 

7 Tips Aman Memilih dan Mengkonsumsi Obat Diabetes Herbal (Obat Tradisional)

  1. Gunakan obat tradisional yang sudah memiliki nomer pendaftaran BPOM.
  2. Hindari menggunakan obat tradisional bersamaan dengan obat kimia (resep dokter).
  3. Jika meminum obat tradisional menimbulkan efek yang cepat, patut dicurigai ada penambahan bahan kimia obat yang memang dilarang penggunaanya dalam obat tradisional.
  4. Selalu periksa tanggal Kadaluwarsa obat.
  5. Kunjungi website Badan POM (pom.go.id) untuk mengetahui obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat pada bagian “public warning”.
  6. Perhatikan informasi “Peringatan/Perhatian”. Jangan konsumsi obat tradisional jika ada efek samping yang rentan dengan kondisi kesehatan anda.
  7. Baca aturan pakai sebelum mengkonsumsi jamu.

 

Selain ketujuh poin penting di atas, masih ada beberapa hal lagi yang harus Anda perhatikan untuk memilih obat herbal tradisional terutama dari segi label atau penandaan yang tertera pada kemasan obat tradisional.

Setiap obat diabetes herbal tradisional wajib mencantumkan penandaan atau label yang benar, meliputi hal-hal berikut ini:

  1. Nama Produk
  2. Nama dan alamat produsen atau importir
  3. Nomor pendaftaran atau nomor izin edar
  4. Nomor Bets (batch) atau kode produksi
  5. Tanggal Kadaluwarsa
  6. Netto
  7. Komposisi
  8. Peringatan atau Perhatian (Kontra Indikasi)
  9. Cara Penyimpanan
  10. Kegunaan dan cara penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Nah, jika Anda sudah mengetahui ketujuh hal penting dan penandaan obat diabetes herbal tradisional yang benar, semoga Anda terhindar dari produk obat tradisional yang tidak terstandar dan memiliki potensi merugikan kesehatan Anda.

Ekstrak Kapsul Yakon, Teh Daun Insulin dan Serbuk Daun Yakon produksi PT Natura Persada Alam ketiganya telah memiliki nomor pendaftaran BPOM serta tergolong dalam kategori obat herbal terstandar dan fitofarmaka.

Artinya produk-produk obat diabetes herbal produksi PT Natura Persada Alam sangat aman untuk Anda konsumsi bahkan untuk jangka panjang. Jika Anda tertarik untuk mencobanya, silahkan KLIK DISINI.

Obat Herbal Diabetes Yang Berasal Dari Bahan Alam dan Mineral

Obat Herbal Diabetes Yang Berasal Dari Bahan Alam dan Mineral. Menurut Asosiasi Diabetesi Amerika, hampir 21 juta orang di Amerika Serikat memiliki diabetes, dengan sekitar 90 – 95% diidentifikasi mengidap diabetes tipe 2.

Gula, dalam bentuk glukosa, adalah sumber utama bahan bakar untuk sel-sel tubuh. Hormon insulin yang memungkinkan glukosa dalam darah untuk memasuki sel.

Pada diabetes tipe 2, yang terjadi adalah tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau sel-sel resisten terhadap efek insulin. Akibatnya, glukosa menumpuk dalam darah bukan masuk ke dalam sel, dan menyebabkan sel-sel kekurangan energi.

Jika kadar glukosa yang tinggi dalam darah bertahan, dapat merusak mata, jantung, ginjal, ataupun syaraf.

 

Bahan Alam dan Mineral Yang Dipercaya Menjadi Obat Herbal Diabetes

Sejauh ini, dukungan ilmiah untuk meng-klaim bahwa setiap obat herbal dapat mengobati diabetes masih kurang.

Sangat penting untuk dicatat, bahwa mengobati diri sendiri menggunakan pengobatan alternatif dan menghindari atau menunda perawatan standar menggunakan obat kimia memiliki potensi pengobatan yang berbeda.

Berikut adalah beberapa perawatan obat herbal diabetes alami yang sedang dieksplorasi.

 

1) Ginseng

Meskipun ada beberapa jenis ginseng, sebagian besar studi obat herbal diabetes yang menjanjikan pada ginseng kebanyakan menggunakan ginseng Amerika Utara (Panax quinquefolius).

Mereka penelitian telah menunjukkan bahwa ginseng Amerika Utara dapat meningkatkan kontrol gula darah dan kadar hemoglobin glikosilasi (suatu bentuk hemoglobin dalam darah digunakan untuk memantau kadar glukosa darah dari waktu ke waktu).

 

2) Chromium

Kromium merupakan mineral penting yang memainkan peran penting dalam metabolisme karbohidrat dan lemak serta membantu sel-sel tubuh merespon insulin. Bahkan, penelitian telah menemukan fakta rendahnya tingkat kromium pada penderita diabetes.

Ada banyak penelitian yang menjanjikan menunjukkan suplementasi obat herbal diabetes dengan kromium mungkin efektif, tetapi faktanya jauh dari meyakinkan.

 

3) Magnesium

Magnesium adalah mineral yang ditemukan secara alami dalam makanan seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan biji-bijian dan suplemen gizi.

Magnesium diperlukan untuk lebih dari 300 reaksi biokimia dalam tubuh. Fungsi Magnesium dalam tubuh yaitu membantu mengatur kadar gula darah dan dibutuhkan untuk otot normal dan fungsi saraf, irama jantung, fungsi kekebalan tubuh, tekanan darah, dan untuk kesehatan tulang.

Beberapa studi menunjukkan bahwa kadar magnesium yang rendah dapat memperburuk kontrol glukosa darah pada diabetes tipe 2.

 

4) Kayu Manis (Cinnamon)

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa kayu manis meningkatkan kontrol glukosa darah pada orang dengan diabetes tipe 2.

Dalam studi pertama, 60 orang dengan diabetes tipe 2 dibagi menjadi enam kelompok. Tiga kelompok mengambil 1, 3 atau 6 gram obat herbal diabetes kayu manis sehari dan tiga kelompok yang tersisa dikonsumsi 1, 3 atau 6 g kapsul plasebo.

Setelah 40 hari, semua tiga dosis kayu manis secara signifikan mengurangi glukosa puasa darah, trigliserida, kolesterol LDL, dan kolesterol total.

Dalam studi lain, 79 orang dengan diabetes tipe 2 (bukan pada terapi insulin tetapi diobati dengan obat diabetes lain atau diet) mengkonsumsi obat herbal diabetes baik ekstrak kayu manis (setara dengan 3 g bubuk kayu manis) ataupun kapsul plasebo tiga kali sehari.

Setelah empat bulan, ada sedikit penurunan tetapi signifikan secara statistik pada kadar glukosa darah puasa pada orang yang mengkonsumsi kayu manis (10,3%) dibandingkan dengan kelompok plasebo (3,4%), namun tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hemoglobin atau profil lipid glikosilasi.

 

5) Seng (Zinc)

Mineral seng berperan penting dalam produksi dan penyimpanan insulin. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 2 memiliki kadar seng dibawah optimal karena penurunan penyerapan dan peningkatan ekskresi seng.

Makanan yang menjadi sumber mineral seng yaitu tiram segar, ginger root, domba, pecan, kacang polong split, kuning telur, gandum, hati sapi, kacang lima, almond, walnut, sarden, ayam, dan soba.

 

6) Lidah Buaya (Aloe Vera)

Meskipun gel lidah buaya lebih dikenal sebagai obat rumah untuk luka bakar ringan dan kondisi kulit lainnya, studi hewan terbaru menunjukkan bahwa gel lidah buaya dapat membantu penderita diabetes.

Sebuah penelitian di Jepang mengevaluasi efek dari gel lidah buaya pada gula darah. Peneliti mengisolasi sejumlah senyawa fitosterol aktif dari gel yang ditemukan untuk mengurangi glukosa darah dan kadar hemoglobin glikosilasi.

 

7) Gymnema

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa ramuan Gymnema dapat menurunkan kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2.

Karena Gymnema dapat menurunkan kadar gula darah, orang yang mengkonsumsi obat kimia untuk diabetes atau menggunakan insulin tidak disarankan menggunakan Gymnema kecuali mereka diawasi secara ketat oleh dokter atau tenaga kesehatan terkait.

 

8) Vanadium

Vanadium adalah mineral yang ditemukan secara alami di dalam tanah dan banyak makanan. Selain itu Vanadium juga dihasilkan selama pembakaran minyak bumi.

Vanadium telah ditemukan untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2. Tampaknya untuk meniru banyak fungsi insulin dalam tubuh.

 

Menggunakan Obat Herbal Diabetes Sebagai Pengganti Obat Kimia

Jika Anda tertarik untuk mencoba pengobatan obat herbal diabetes alami di samping pengobatan standar, pastikan melakukannya hanya di bawah pengawasan ketat dokter Anda. Jika diabetes tidak terkontrol dengan baik, akibatnya bisa mengancam jiwa.

Beritahukan juga dokter Anda tentang obat herbal diabetes, suplemen, atau perawatan alami yang Anda gunakan, karena beberapa dapat berinteraksi dengan obat kimia yang Anda gunakan dan mengakibatkan hipoglikemia kecuali terkoordinasi dengan baik.

 

SUMBER – SUMBER :

Al-Maroof RA, Al-Sharbatti SS. Serum zinc levels in diabetic patients and effect of zinc supplementation on glycemic control of type 2 diabetics. Saudi Med J.27.3 (2006): 344-350.

Boshtam M, Rafiei M, Golshadi ID, Ani M, Shirani Z, Rostamshirazi M. Long term effects of oral vitamin E supplement in type II diabetic patients. Int J Vitam Nutr Res. 75.5 (2005): 341-346.

Chen H, Karne RJ, Hall G, Campia U, Panza JA, Cannon RO 3rd, Wang Y, Katz A, Levine M, Quon MJ. High-dose oral vitamin C partially replenishes vitamin C levels in patients with Type 2 diabetes and low vitamin C levels but does not improve endothelial dysfunction or insulin resistance. Am J Physiol Heart Circ Physiol.290.1 (2006): H137-145.

Fukino Y, Shimbo M, Aoki N, Okubo T, Iso H. Randomized controlled trial for an effect of green tea consumption on insulin resistance and inflammation markers. J Nutr Sci Vitaminol (Tokyo). 51.5 (2005): 335-342.

Khan A, Safdar M, Ali Khan MM, Khattak KN, Anderson RA. Cinnamon improves glucose and lipids of people with type 2 diabetes. Diabetes Care. 26.12 (2003): 3215-3218.

Kleefstra N, Houweling ST, Jansman FG, Groenier KH, Gans RO, Meyboom-de Jong B, Bakker SJ, Bilo HJ. Chromium treatment has no effect in patients with poorly controlled, insulin-treated type 2 diabetes in an obese Western population: a randomized, double-blind, placebo-controlled trial. Diabetes Care. 29.3 (2006): 521-525.

Kudolo GB, Wang W, Elrod R, Barrientos J, Haase A, Blodgett J. Short-term ingestion of Ginkgo biloba extract does not alter whole body insulin sensitivity in non-diabetic, pre-diabetic or type 2 diabetic subjects–a randomized double-blind placebo-controlled crossover study. Clin Nutr. 25.1 (2006): 123-134.

Martin J, Wang ZQ, Zhang XH, Wachtel D, Volaufova J, Matthews DE, Cefalu WT. Chromium picolinate supplementation attenuates body weight gain and increases insulin sensitivity in subjects with type 2 diabetes. Diabetes Care. 29.8 (2006): 1826-1832.

Rodriguez-Moran M, Guerrero-Romero F. Oral magnesium supplementation improves insulin sensitivity and metabolic control in type 2 diabetic subjects: a randomized double-blind controlled trial. Diabetes Care. 26.4 (2003): 1147-1152.

Ryu OH, Lee J, Lee KW, Kim HY, Seo JA, Kim SG, Kim NH, Baik SH, Choi DS, Choi KM. Effects of green tea consumption on inflammation, insulin resistance and pulse wave velocity in type 2 diabetes patients. Diabetes Res Clin Pract. 71.3 (2006): 356-358.

Tanaka M, Misawa E, Ito Y, Habara N, Nomaguchi K, Yamada M, Toida T, Hayasawa H, Takase M, Inagaki M, Higuchi R. Identification of five phytosterols from Aloe vera gel as anti-diabetic compounds.Biol Pharm Bull. 29.7 (2006): 1418-1422.

Woodman RJ, Mori TA, Burke V, Puddey IB, Watts GF, Beilin LJ. Effects of purified eicosapentaenoic and docosahexaenoic acids on glycemic control, blood pressure, and serum lipids in type 2 diabetic patients with treated hypertension. Am J Clin Nutr.76.5 (2002): 1007-1015.

Beginilah Cara Benar dan Tepat Memanfaatkan Daun Yakon Untuk Obat Herbal Diabetes

Beginilah Cara Benar dan Tepat Memanfaatkan Daun Yakon Untuk Obat Herbal Diabetes. Sonchifolia Smallanthus adalah nama latin tanaman Daun Yakon. Tanaman ini berasal dari Peru dan sudah masuk ke negara Indonesia.

Orang banyak menyebut tanaman ini tanaman Insulin dan daunnya adalah obat diabetes alami.

Sering dicampur dengan herbal lain untuk mengobati diabetes dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.

Informasi umum tentang Daun Yakon sebagai obat herbal diabetes

Daun Yakon sebenarnya tanaman yang termasuk dalam keluarga bunga matahari. Bunganya pun ada kemiripan dengan bunga matahari.

Bunga Yakon dapat tumbuh hingga ketinggian tiga meter, rasanya umumnya manis.

Daun Yakon sangat kaya akan kandungan insulin yang membantu pasien diabetes untuk menurunkan tingkat gula darah mereka menjadi normal.

Kandungan fruktosa dalam tanaman ini adalah sedikit di atas 1/3 dari komposisi keseluruhan tanaman dan ¼ bagiannya adalah fruktosa dalam bentuk bebas.

Tingkat fruktosa yang tinggi dalam Daun Yakon membantu pasien dengan gejala hiperglikemia (tingkat gula yang tinggi dalam darah).

Pangkal batang dan akar tanaman mengandung polisakarida yang terbagi-bagi dalam bentuk fruktosa.

Daun Yakon tidak hanya membantu kita sebagai obat diabetes tetapi juga membantu dalam membuat kinerja jantung dan hati menjadi lebih baik.

Selain itu Daun Yakon juga dapat membantu dalam tahap rehabilitasi pecandu narkoba.

Hal ini juga berhasil digunakan untuk masalah ginjal dan infeksi kandung kemih.

Kemampuannya sebagai antioksidan membantu hati berfungsi dengan baik dan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Banyak peneliti yang melakukan pekerjaan di laboratorium untuk menemukan manfaat lebih dari Daun Yakon dalam fungsinya sebagai obat diabetes.

Cara menggunakan Daun Yakon sebagai obat herbal biabetes

Selama berpuluh-puluh tahun sudah banyak orang menggunakan banyak metode tradisional untuk mengobati pasien diabetes dengan Daun Yakon.

Daun Yakon dapat digunakan dalam bentuk kapsul, tablet buatan sendiri, sirup, jus dan teh.

Banyak orang juga menggunakan sediaan-sediaan obat Yakon ini untuk membuat selai dan puding.

Semua metode di atas digunakan dengan tingkat kesuksesan cukup besar di Indonesia sampai dengan sekarang.

Cara membuat teh obat herbal diabetes dari Daun Yakon

Minum teh adalah salah satu metode yang paling umum. Tapi Anda harus menyiapkannya setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

Anda hanya perlu mengambil beberapa helai daun dan menaruhnya dalam wadah bersama 3-4 gelas air. Rebus dan dinginkan pada suhu kamar.

Gunakan teh ini dua sampai tiga kali sehari untuk hasil yang lebih baik.

Anda juga dapat membuat teh dengan daun kering yang telah dihancurkan (baca: dihaluskan). Untuk ini, Anda harus mengeringkan daun dari kedua belah pihak dan kemudian menghancurkan mereka untuk membuat bubuk.

Tambahkan 15 gram bubuk kering ini dalam 600 ml air panas.

Anda akan mendapatkan campuran warna hijau. Sekarang minum dua kali dari tiga kali sehari sampai Anda mencapai hasil yang diinginkan.

Cara terbaik adalah bagi Anda untuk meminumnya di pagi, siang dan malam hari.

Obat Herbal Diabetes dari Umbi Tanaman Yakon

Anda juga dapat menggunakan akar dan umbi Daun Yakon sebagai obat. Anda dapat menggunakannya dengan cara dimasak atau mengkonsumsinya mentah.

Selain itu Anda juga dapat membuat jus dari umbi Daun Yakon dan mencampurnya dengan jus lemon atau jeruk nipis keluarga. Minumlah sebanyak dua kali dalam satu hari.

Jika ingin lebih praktis Anda juga dapat membeli kapsul yang dibuat khusus untuk mengobati diabetes secara alami dengan Daun Yakon dan campuran herbal alami lainnya.

Anda dapat KLIK DISINI untuk membeli kapsul dan teh dari Daun Yakon untuk mengobati dan mungkin saja menyembuhkan diabetes.