YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Mitos Istilah Obat Herbal Diabetes Kering dan Basah

obat herbal diabetes kering

Kesalahpahaman Obat Herbal Diabetes Kering dan Basah

Menurut WHO (World Health Organization) diabetes merupakan suatu penyakit kronis yang terjadi apabila pankreas tidak memproduksi hormon insulin dalam jumlah cukup,

atau tubuh yang tidak efektif menggunakan hormon insulin yang sudah dihasilkan.

Ketidakmampuan tersebut mengakibatkan terjadinya peningkatan kadar glukosa dalam darah atau yang dikenal dengan hiperglikemia.

Baca Juga : Cara Mengatasi Hiperglikemi Pada Diabetes

 

Gejala Diabetes

Berikut ini merupakan gejala diabetes yang khas. Namun, beberapa penderita diabetes tipe 2 memiliki gejala yang sangat ringan,

sehingga banyak dari penderitanya tidak menyadari bahwa mereka mengidap diabetes akibat gejala yang cenderung tidak tampak tersebut.

Gejala umum diabetes:

  • Sering kencing (buang air kecil)
  • Merasa sangat haus
  • Merasa sangat lapar – meski sedang makan
  • Kelelahan ekstrem
  • Pandangan yang kabur (buram)
  • Luka/memar yang lambat sembuh
  • Kehilangan berat badan – meskipun Anda makan lebih banyak (Diabetes tipe 1)
  • Kesemutan, rasa sakit, atau mati rasa di tangan/kaki (Diabetes tipe 2)

Deteksi dini dan pengobatan diabetes dapat menurunkan risiko berkembangnya komplikasi diabetes.

 

Gestational Diabetes

Wanita dengan diabetes gestasional seringkali tidak memiliki gejala, oleh karena itu penting bagi wanita berisiko untuk diuji pada saat yang tepat selama kehamilan.

Baca Juga : Diabetes Gestasional

 

Gejala Komplikasi Diabetes

Apakah Anda sudah didiagnosis menderita diabetes tapi khawatir dengan gejala yang mungkin diakibatkan komplikasi diabetes?

Baca Juga : Komplikasi Diabetes

 

Salah Paham Obat Diabetes Kering dan Basah

Entah siapa yang pertama memulai mitos ini, entah propinsi mana yang memulai kesalahpahaman ini,

tetapi di negara kita – dari Sabang sampai Merauke, sudah sangat banyak orang terlanjur mempercayai “teori” ini.

Menurut mitos di atas, diabetes dibagi menjadi dua jenis yaitu : diabetes kering dan diabetes basah.

Menurut teori tersebut, “Jenis yang basah akan mengalami infeksi, luka dan pembusukan di kaki, dan akan berakhir dengan amputasi (pemotongan) kaki.

Jenis yang kering lebih aman, tidak akan mengalami pembusukan kaki.” Mitos ini salah dan amat sangat menyesatkan.

 

Penderita diabetes yang kadar gula darahnya terlalu tinggi untuk jangka waktu tertentu, bisa mengalami infeksi dan pembusukan spontan di kaki atau bahkan di bagian lain tubuh.

Jadi, luka dan pembusukan kaki pada penderita diabetes disebabkan oleh kadar gula darah yang terus-menerus tinggi, dan hal ini bisa terjadi pada semua penderita diabetes.

Jadi, tidak ada penggolongan diabetes kering atau diabetes basah ! Apalagi Obat Herbal yang dikhususkan bagi penderita diabetes kering atau diabetes basah.

Kontroversi Pemakaian Obat Alami Untuk Diabetes

obat alami untuk diabetes

Pengantar Obat Alami Untuk Diabetes

Sejak dahulu kala, obat herbal atau obat diabetes yang berasal dari alam paling ampuh dan banyak dipakai oleh orang tua kita.

Kini, kita juga banyak diberi kemudahan dan dimanjakan oleh berbagai obat herbal yang sudah siap dikonsumsi.

Daripada repot membuat obat dari buah atau bagian tanaman berkhasiat lainnya, dan masih terasa sangat pahit, saat ini berbagai obat herbal sudah ada dalam bentuk kapsul, teh, tablet, dll.

Tinggal minum, rasa enak atau tidak berasa pahit, praktis, mudah untuk jadi sehat.

 

Opini Obat Alami Untuk Diabetes Yang Beredar di Masyarakat

Namun dibalik kemudahan-kemudahan tersebut, obat herbal diabetes seringkali dianggap sebagai obat yang kurang aman secara medis oleh banyak dari kita.

Mulai dari pengolahan maupun pembuatannya yang kerap dianggap tidak higienis, sampai keamanannya ketika dikonsumsi.

Alasannya, peredaran suplemen herbal tidak diatur seketat obat-obatan medis oleh BPOM.

Padahal ramuan obat herbal yang diracik dari dedaunan tanaman, kulit kayu, buah, bunga, dan akar-akaran wangi dan lain-lain telah digunakan sejak zaman nenek moyang untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

 

Fakta Yang Benar Tentang Obat Alami Untuk Diabetes

Menurut Prof. Maksum Radji, Guru Besar Tetap Ilmu Farmasi Universitas Indonesia, agar sebuah obat herbal bisa dinyatakan aman,

produk tersebut haruslah terlebih dulu dibuktikan secara ilmiah keamanannya melalui serangkaian uji klinis, antara lain uji toksisitas akut, uji toksisitas sub-akut, uji toksisitas kronik, dan uji teratogenik, dilansir dari Kompas.

Obat herbal juga harus diuji dosis, cara penggunaan, efektivitas, monitoring efek samping, dan interaksinya dengan senyawa obat lain.

Sayangnya, kebanyakan obat herbal yang beredar di Indonesia tergolong dalam kategori jamu dan OHT (Obat Herbal Terstandar). Keduanya merupakan jenis obat tradisional yang belum terbukti keamanannya berdasarkan uji klinik.

Khasiat OHT hanya dapat dibuktikan sejauh eksperiman pada hewan lab. Hasil percobaan praklinik inilah yang seringkali dijadikan dasar bahwa obat herbal dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Sementara itu, jamu yang biasanya menggunakan rebusan kombinasi rempah dan variasi resep turun temurun tidak memiliki dosis dan indikasi yang pasti.

 

Bagaimana Cara Memilih Obat Herbal Yang Aman ?

Seperti yang sudah tercantum di atas, agar sebuah obat herbal bisa dinyatakan aman, produk tersebut haruslah terlebih dulu dibuktikan secara ilmiah keamanannya melalui serangkaian uji klinis, antara lain uji toksisitas akut, uji toksisitas sub-akut, uji toksisitas kronik, dan uji teratogenik.

Untuk ini perlu dilakukan waktu penelitian dan proses pendaftaran obat herbal yang cukup panjang.

Baca Juga : Cara Mudah Mengenali Obat Herbal Dengan Standar Keamanan Badan POM

 

Obat Herbal Diabetes Daun Yakon

Tanaman obat herbal diabetes yang belum banyak dikenal ini bernama Yakon.

Daun Yakon dengan nama tumbuhan Smallanthus sonchifolia, berasal dari Pegunungan Andes, Peru dapat Anda pakai untuk mengatasi kencing manis atau diabetes (Yakon dibaca: yakong).

Yakon tetap aman dan dapat digunakan meskipun konsentrasi gula darah Anda rendah karena kandungan fruktosanya sebesar 35% dalam keadaan bebas dan 25% terikat dalam bentuk senyawa.

Ungkap seorang pakar penelitian Yakon, Michael Hermann dari Research Project leader of the Andean roots and tubers

 

Daun yakon yang dapat digunakan sebagai teh memiliki efek mengurangi puncak kadar gula saat Anda menyantap makanan yang manis atau mengandung banyak karbohidrat.

Jika Anda tertarik mencoba teh dari tanaman obat diabetes daun yakon, silahkan KLIK DISINI untuk memesan produk kami.

Produk-produk Yakon dari PT Natura Alam Persada telah dibuktikan secara ilmiah keamanannya melalui serangkaian uji klinis, antara lain uji toksisitas akut, uji toksisitas sub-akut, uji toksisitas kronik, dan uji teratogenik.

Efektivitas Pengobatan Obat Herbal Untuk Diabetes Kering Pada Luka Kaki

obat herbal untuk diabetes kering

Penggunaan Obat Herbal Untuk Diabetes Kering

Diabetes adalah suatu kondisi di mana tubuh tidak dapat menggunakan (menyerap) gula dengan baik.

Pada tahun 2015 negara Indonesia berada pada peringkat ke-7 dari 10 negara dengan penyandang diabetes terbesar di seluruh dunia (penderita diabetes di Indonesia saat ini diperkirakan sekitar 10 juta orang).

Sedangkan data nasional, menurut Riset Kesehatan Daerah (RISKESDAS) tahun 2013, tingkat prevalensi diabetesi sebesar 6,8% di Indonesia.

Dari beberapa penderita diabetes ini memiliki kemungkinan akan mengalami ulkus (luka) kaki di beberapa titik.

Ulkus kaki adalah luka yang paling umum untuk penderita diabetes.

 

Penyembuhan luka lebih sulit atau lebih lama pulih ketika seseorang mengidap diabetes.

Poin penting untuk diingat mengenai luka penderita diabetes adalah bahwa pemulihannya berjalan perlahan-lahan namun dapat memburuk dengan cepat, sehingga membutuhkan pemantauan khusus dan disiplin.

Anda bisa mengkonsumsi obat herbal diabetes kering agar gula darah terkontrol dengan baik.

 

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka pada penderita diabetes, beberapa diantaranya adalah :

Kadar Gula Darah

Semuanya berawal dari sini. Kadar gula darah yang meningkat menyebabkan arteri menjadi lebih tegang dan akibatnya terjadi penyempitan pembuluh darah.

Hal ini dapat berefek lebih jauh termasuk melibatkan asal atau penyebab luka serta mempengaruhi faktor risiko lain yang berperan dalam penyembuhan luka.

Baca Juga : Cara Cek Kadar Gula Darah Sendiri Di Rumah

 

Sirkulasi Darah Yang Buruk

Menyempitnya pembuluh darah menyebabkan aliran darah dan oksigen menuju luka menurun.

Kadar gula darah yang meningkat menurunkan fungsi sel-sel darah merah yang membawa nutrisi ke dalam jaringan.

Selain itu hal ini juga akan menyebabkan penurunan efisiensi sel darah putih untuk melawan infeksi.

Tanpa nutrisi dan oksigen yang cukup, penyembuhan luka berjalan perlahan dan relatif lebih lama.

 

Neuropati Diabetik

Ketika kadar gula darah tidak terkontrol, saraf dalam tubuh terpengaruh dan penderita diabetes dapat mengalami mati rasa.

Dalam dunia kesehatan hal ini disebut neuropati diabetes.

Ketika terjadi mati rasa, penderita diabetes tidak dapat merasakan ketika luka bertambah parah, adanya infeksi atau pemulihan luka setelah operasi.

Karena penderita diabetes tidak dapat merasakan perubahan keadaan luka ini atau merasakan keadan sebenarnya apakah luka berangsur pulih atau sebaliknya,

tingkat keparahan luka mungkin saja bertambah dan menyebabkan komplikasi saat penyembuhan.

 

Penurunan Sistem Kekebalan Tubuh

Diabetes menurunkan efisiensi sistem kekebalan tubuh, sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi.

Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan sel-sel kekebalan tubuh menjadi tidak efektif, sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi bagi penderita.

Studi menunjukkan bahwa enzim tertentu dan hormon yang diproduksi oleh tubuh ketika terjadi peningkatan kadar gula darah berdampak negatif terhadap sistem kekebalan tubuh.

 

Infeksi

Dengan kurang berfungsinya sistem kekebalan tubuh, penderita diabetes berada pada risiko yang lebih tinggi untuk terjangkit infeksi.

Infeksi menimbulkan banyak masalah kesehatan dan juga memperlambat proses penyembuhan secara keseluruhan.

Jika dibiarkan dan tidak diobati, infeksi dapat meningkatkan risiko terjadinya gangren (kematian jaringan tubuh), sepsis (luka) atau infeksi tulang seperti osteomyelitis.

Menurut statistik, diabetes adalah penyebab nomor satu tindakan amputasi di negara Amerika Serikat.

 

Lakukan Ini Untuk Meningkatkan Penyembuhan Luka, Salah Satunya Dengan Mengkonsumsi Obat Herbal Untuk Diabetes Kering

Ada beberapa hal yang penderita diabetes dapat lakukan untuk mempercepat penyembuhan luka.

Yang paling penting adalah untuk mengontrol kadar gula darah. Dalam hal ini Anda dapat mencoba meminum obat herbal untuk diabetes kering.

Selain hal utama yang telah disampaikan di atas, penyembuhan dapat ditingkatkan dengan mengambil langkah-langkah ini:

  • Makan makanan yang sehat dan menjaga gizi yang baik akan sangat membantu mengatur kadar gula darah kembali normal, konsumsi pula vitamin dan nutrisi untuk mempercepat proses penyembuhan.

Cukup asupan protein, karbohidrat dan vitamin C merupakan faktor penting untuk membantu penyembuhan.

Carilah nasihat dari seorang ahli diet atau ahli gizi bersertifikat resmi yang mengkhususkan diri pada diabetes, jika perlu.

  • Perhatikan tubuh Anda, terutama jika Anda mengalami neuropati diabetes. Secara teratur periksalah tubuh terhadap luka terbuka atau titik-titik lain yang bisa berkembang menjadi luka.

Perhatikan tanda-tanda infeksi. Carilah pertolongan medis dari dokter atau perawatan kesehatan profesional lainnya jika terjadi luka atau infeksi yang membutuhkan perawatan lebih serius.

  • Hindari luka terhadap tekanan untuk membantu pemulihan.
  • Peradangan atau pembengkakan kronis adalah gejala umum dalam banyak penyakit kronis, termasuk diabetes. Dengan melakukan latihan aerobik yang teratur, peradangan kronis dapat dikurangi.

Berolah raga dapat menurunkan kadar gula darah dan juga membantu pengelolaan berat badan, sebuah faktor lain dalam menjaga kadar gula darah tetap terkontrol.

  • Kesehatan jantung penting untuk mempertahankan sirkulasi darah, baik untuk penyembuhan luka yang ada maupun pencegahan terjadinya luka.
  • Berhentilah merokok untuk meningkatkan sirkulasi darah dan kesehatan secara keseluruhan.