Cara suntik insulin dengan beberapa tips sederhana. Beberapa kasus dari penderita diabetes yang telah menggunakan suntik insulin adalah mereka yang sudah parah. Kadar gula darah yang telah sangat tinggi dan sangat fluktuatif naik turunnya. Suntik insulin dapat digunakan ketika seorang penderita sangat memerlukan insulin dalam waktu cepat dan instan. Tetapi apakah dapat digunakan begitu saja pada penderita diabetes? Bagaimana dosis tepat yang harusnya digunakan?
Penderita diabetes memerlukan insulin dengan dosis harian untuk menjaga kadar glukosa agar tidak terlalu tinggi. Hal ini berarti anda harus belajar menyuntikkan insulin menggunakan jarum ke dalam tubuh anda. Biasanya dokter juga akan mengarahkan dan mengajarkan kepada anda penderita diabetes bagaimana menggunakan suntik insulin dengan tepat dan benar. Penyuntikan ini dapat diperlukan pada anda baik bagi penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2.
Cara Suntik Insulin Yang Dapat Anda Lakukan
Beberapa cara suntik insulin yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
- Periksalah botol wadah insulin terlebih dahulu. Pastikan insulin anda dengan benar dan tepat. Tulislah tanggal saat anda membuka untuk pertama kali, agar tahu kapan sebaiknya tidak digunakan lagi. Sebaiknya langsung anda buang jika sudah kadaluarsa.
- Cuci tangan dengan air dan sabun, pastikan untuk mengeringkannya dengan benar.
- Sebelum dibuka, kocok botol insulin terlebih dahulu agar tercampur rata bahannya. Tetapi insulin dapat hancur dan rapuh apabila mendapat penanganan yang kasar.
- Bukalah alkohol dengan melepas penutup pelindungnya dan usap bagian atas botol insulin.

- Angkat dengan satu tangan dan tangan yang lain pegang tutup jarum dengan kuat diantara ibu jari dan telunjuk. Tarik tutupnya tanpa menyentuh jarum sama sekali.
- Perhatikan berapa banyak unit insulin yang akan anda suntikkan. Suntikkan jarum ke dalam botol dan balikkan ke atas dan pastikan bagian ujung berada di bawah permukaan insulin.
- Cubitlah kulit dengan lembut antara jempol dan jari telunjuk, buatlah sudut 900 antara kulit dan jarum. Dengan perlahan doronglah jarum ke dalam kulit sampai ujungnya, suntikkan semua insulin ke dalam jaringan lemak.
- Setelah beberapa detik keluarkan jarum dari kulit, pastikan dengan sudut yang sama saat memasukkannya. Jika kulit anda berdarah, dapat gunakan alkohol untuk mengusapnya.
- Tutuplah jarum dengan hati-hati agar tidak menempel. Jangan gunakan lagi jarum suntik yang telah anda gunakan untuk mengsuntik sebelumnya. Jadi hanya untuk sekali pakai dan harus dibuang.
- Masukkan kembali insulin ke dalam lemari pendingin, letakkan alat yang anda gunakan pada tempat yang bersih. Jangan sembarangan menaruh sehingga dapat dengan mudah diraih anak kecil, akan sangat berbahaya nantinya.
Tips Cara Suntik Insulin Untuk Anda
Sedikit tips agar bisa memaksimalkan penyuntikan yang dapat anda lakukan :
- Terdapat beberapa orang yang menggunakan kembali alat suntik yang telah digunakan sebelumnya. Meskipun untuk memangkas biaya, tetapi kami sangat tidak merekomendasikan hal tersebut dilakukan. Setelah jarum digunakan, sudah pasti jarum tidak steril lagi dan harus dibuang. Hal tersebut dapat menimbulkan resiko infeksi kulit dari penggunaan jarum yang sudah terkontaminasi. Tidaklah menjadi bijaksana meskipun anda menggunakan alkohol untuk mencuci jarum yang telah digunakan. Karena lapisan silikon dalam jarum dapat lebih membahayakan dari jarum itu sendiri.

- Jangan sekali kali berbagi jarum dan insulin dengan teman atau keluarga anda. Contohnya penyakit AIDS dan hepatitis dapat menyebar melalui kontak darah. Tentu saja anda sangat ingin mengurangi dan menghindari resiko lanjutan yang sama berbahayanya dari penyakit diabetes.
- Ingatlah untuk selalu mengecek kadar gula darah dari satu sampai dua jam setelah suntik. Atau bisa saja lebih cepat diperiksa jika anda melihat gejala atau tanda dari hipoglikemia.
