Diabetes

KARENA OBAT DIABETES SAJA TIDAK CUKUP, INI ALASAN BAGUS HARUS MULAI MENGHINDARI STRESS

obat diabetes

Stress

Mendengar kabar bahwa dirinya mengidap diabetes kadang sudah membuat orang stress karena baying-bayang obat diabetes, menu diet ketat dan berbagai bentuk aktifitas fisik yang harus dilakukan untuk kesehatan. Diabetes dan stress ternyata memiliki hubungan yang cukup erat karena sebgian besar orang mengalami diabetes akibat stress pula. Stress juga mengakibatkan berbagai masalah kesehatan lain, tidak hanya diabetes. Maka karena obat diabetes saja tidak cukup untuk mengatasi diabetes, ini beberapa alasan tepat untuk mulai mengontrol stress.

 

Kepala

Orang-orang yang kerap berhadapan dengan stress mengalami beberapa kali sakit kepala parah dalam setiap bulan. Dari stress itu pula seseorang akan cepat mengalami kerontokan rambut jika setiap hari mengalami stress.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan, stress akut juga memiliki hubungan dengan kerusakan pada glutamate receptors yang mempengaruhi ingatan seseorang. Tidak heran orang yang keran stress mudah pula melupakan beberapa hal kecil, seperti janji temu misalnya.

Penelitian di Singapura pernah menyebutkan bahwa stress ternyata mempengaruhi pertumbuhan jerawat. Penelitian ini dilakukan pada beberapa siswa yang akan mengikuti ujian. Stress akan menghadapi ujian menyebabkan beberapa siswa, terutama pria, mulai ditumbuhi jerawat.

Insomnia juga berhubungan dengan stress. Orang yang sering mengalami stress sering pula merasa kesulitan untuk tidur dan ini menyebabkan insomnia parah pula. Istirahat yang tidak teratur juga akan mengakibatkan stress sehingga kondisinya bisa semakin parah.

Jantung dan darah

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 200.000 pekerja di Eropa menunjukkan bahwa 23% pekerja dengan pekerjaan yang membuat stress berada di urutan pertama orang yang mudah kena serangan jantung. Masalah penyakit jantung ini disebabkan pula karena stress dapat menaikkan tekanan darah. Tekanan darah yang terlalu tinggi akan menyebabkan berbagai penyakit termasuk penyakit jantung.

Obat diabetes mungkin bisa mengontrol gula darah, tetapi stress yang berlebihan juga dapat mempengaruhi gul darah. Selama stress hormone adrenalin dan kortisol menyebabkan gula darah menjadi meningkat. Pria yang selalu berada di bawah tekanan stress memiliki kemungkinan besar mengidao diabetes tipe II di masa depan.

Pencernaan

Stress akan mengganggu pencernaan karena menyebabkan ketidakseimbangan mikroorganisme pada usus. Mereka yang stress juga mengalami peningkatan hormone CRF. Peningkatan hormone CRF ini meningkatkan pula keinginan untuk mengonsumsi makanan manis, bergula dan berlemak. Dengan meningkatnya keinginan untuk terus mengonsumsi makanan manis maka obat diabetes juga tidak akan berfungsi secara maksimal. Tidak heran hal ini akan menyebabkan penumpukan lemak pada bagian perut.

Sumber: adrenalfatiguesolution.com

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-herbal-untuk-diabetes-dan-masalah-kesehatan-lain-dari-buah-buahan-segar/