
Mengenal Hiperglikemia (Glukosa Darah Tinggi)
Hiperglikemia adalah istilah teknis ketika kadar glukosa darah (gula darah) Anda tinggi. Glukosa darah tinggi yang terjadi ketika tubuh memiliki terlalu sedikit insulin atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar.
Apa Penyebab Hiperglikemia?
Berikut ini sejumlah hal yang dapat menyebabkan Anda mengalami hiperglikemia:
- Jika Anda memiliki diabetes tipe 1, Anda mungkin tidak menyuntikkan cukup insulin.
- Jika Anda memiliki diabetes tipe 2, tubuh Anda mungkin memiliki cukup insulin, tetapi tidak berfungsi efektif sebagaimana mestinya.
- Anda makan lebih banyak atau berolahraga kurang dari yang telah direncanakan.
- Anda mengalami stres yang berasal dari penyakit, seperti pilek atau flu.
- Anda memiliki stres lainnya, seperti konflik keluarga atau masalah sekolah atau pasangan.
- Anda mungkin pernah mengalami fenomena fajar “dawn phenomenon” (lonjakan hormon yang diproduksi tubuh setiap hari sekitar pukul 04:00-05:00 pagi).
Apa Gejala Hiperglikemia?
Tanda-tanda dan gejala sebagai berikut:
- Kadar glukosa dalam darah tinggi
- Tingginya kadar gula dalam urin
- Sering buang air kecil
- Rasa haus/keinginan minum meningkat
Bagian dari pengelolaan diabetes Anda adalah dengan memeriksa kadar glukosa darah Anda.
Tanyakan kepada dokter seberapa sering dan apa harus memeriksa kadar glukosa darah Anda.
Memeriksa kadar gula darah Anda untuk mengontrol glukosa darah yang tinggi pada awal terjadinya akan sangat membantu Anda menghindari masalah yang terkait dengan hiperglikemia.
Mengenal Obat Penurun Diabetes
Obat diabetes yang beredar di Indonesia saat ini sangat banyak jenisnya. Ada yang berasal dari herbal maupun murni bahan obat kimia sintetis.
Obat diabetes yang berasal dari herbal secara jangka panjang relatif lebih aman jika digunakan sesuai aturan karena kandungan zat kimia sintetisnya lebih sedikit.
Obat diabetes terbuat dari herbal dapat mengontrol kadar gula darah Anda dengan baik dan tidak menyebabkan hiperglikemia, misalnya seperti Yakon.
Yakon Aman Digunakan Sebagai Obat Penurun Diabetes
Pakar penelitian Yakon, Michael Hermann dari Research Project leader of the Andean roots and tubers,
mengungkapkan Yakon sendiri kandungan fruktosanya sebesar 35% dalam keadaan bebas dan 25% terikat dalam bentuk senyawa.
Karena itu yakon tetap aman dan dapat digunakan meskipun konsentrasi gula darah Anda rendah maupun tinggi.
Baca Juga : Yakon Tidak Menyebabkan Hiperglikemia Walaupun Mengandung Gula
