
Mitos Berbahaya Tentang Diabetes (DM)
Diabetes (DM) merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat dianggap sepele. 9.1 juta jiwa penderita DM tercatat di indonesia. jumlah ini merupakan jumlah ke-empat terbanyak di dunia. Di masyarakat kita, banyak bermacam pendapat dan opini tentang DM. dimana tidak semua opini tersebut adalah benar. Berikut saya paparkan beberapa mitos berbahaya tentang DM.
Diabetasi harus menghindari makanan manis / mengandung gula
Penderita DM tidak dilarang untuk mengkonsumsi makanan manis, hanya saja harus dihitung jumlah karbohidrat yang masuk. Jangan sampai berlebihan maupun kekurangan. Maka dari itu perlu disesuaikan masing-masing orang. karena kebutuhan nutrisi antara diabetasi yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda. Ubah jenis karbohidrat yang dikonsumsi dari karbohidrat sederhana menjadi karbohidrat komplek. Cek indeks glikemik makanan yang anda konsumsi. Konsultasikan terlebih dahulu kebutuhan nutrisi harian anda dengan dokter atau ahli gizi.
Diet tinggi protein bagi diabetasi
Konsumsi protein yang berlebih (terutama protein hewani) dapat memicu terjadinya resistensi insulin. Yang diperlukan adalah asupan gizi seimbang.tidak berlebih pada satu jenis nutrisi saja. Diet diabetasi sebenarnya tidak jauh berbeda dengan diet pada umumnya, namun harus lebih diperhatikan asupan karbohidrat yang masuk dalam tubuh. selalu konsumsi makanan dengan gizi seimbang.
Diabetes hanya diderita oleh orang lanjut usia
Anggapan ini sangat berbahaya, karena dapat membuat anda menyepelekan gaya hidup sehat. DM bukanlah penyakit yang disebabkan oleh faktor usia, namun lebih pada gaya hidup yang tidak sehat. Pada kenyataannya, saat ini DM banyak pula dialami oleh orang-orang yang tergolong masih berusia muda. Memakan makanan sehat dengan gizi seimbang, rajin berolahraga, mengelola stress dan cukup istirahat merupakan beberapa cara yang ampuh untuk mencegah DM.
Diabetes adalah penyakit keturunan
DM bukanlah penyakit keturunan, namun seseorang dari keturunan DM memiliki resiko lebih besar terkena DM daripada seseorang yang bukan dari keturunan DM. Diabetes dapat “menyasar” siapa saja, baik tua maupun muda, baik laki-laki maupun perempuan, baik dari keturunan diabetes maupun yang tidak. Hal yang paling bijak adalah menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang “tidak sehat” dan mengubahnya menjadi gaya hidup sehat.
Diabetasi tidak boleh berolahraga atau beraktivitas fisik
Pada kenyataannya, diabetasi sangat dianjurkan untuk berolah raga dengan porsi yang sesuai dengan kondisinya masing-masing. Yang perlu diperhatikan dalam berolahraga atau beraktifitas fisik bagi anda adalah persiapan dan peralatan yang anda gunakan dalam berolahraga. Peralatan yang digunakan harus senyaman mungkin dan menghindari resiko terluka dalam penggunaannya. Karena bagi penderita diabetes, luka terbuka dapat menjadi berbahaya.
Semoga bermanfaat.
