YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Diabetes Bisa Sembuh Ga Sih? Yuk Cari Tau!

Seringkali kita mendengar pertanyaan, “Bisakah diabetes disembuhkan?”

Pertanyaan ini wajar muncul mengingat diabetes, dengan segala dampaknya pada kadar gula darah, seringkali dianggap sebagai penyakit yang sulit ditangani. Bayangkan tubuh kita seperti sebuah pabrik yang mengolah gula (glukosa) menjadi energi. Pada diabetes, pabrik ini mengalami gangguan dalam proses pengolahan tersebut. Akibatnya, gula menumpuk dalam darah, menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Diabetes diklasifikasikan menjadi dua tipe utama yaitu, Diabetes tipe 1, di mana pankreas mengalami kerusakan sehingga tidak dapat memproduksi insulin yang cukup. Sementara, diabetes tipe 2, di mana tubuh mengalami resistensi terhadap insulin, sehingga insulin tidak dapat bekerja dengan efektif. Jika kadar gula darah tinggi dibiarkan tanpa penanganan, berbagai komplikasi serius dapat muncul, termasuk masalah pendengaran dan penglihatan, kerusakan saraf (neuropati), penyakit ginjal, serta penyakit jantung. Penting untuk dipahami bahwa diabetes tidak dapat disembuhkan secara total. Meskipun kadar gula darah penderita diabetes dapat kembali normal melalui pengobatan dan gaya hidup sehat, hal ini tidak berarti diabetes telah sembuh. Kondisi ini disebut sebagai diabetes yang “terkontrol” atau “terkendali,” yang bertujuan untuk meminimalkan risiko komplikasi.

Terus apakah diabetes selamanya minum obat?

Jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak, karena bergantung pada jenis diabetes dan kondisi individu. Pada diabetes tipe 1, di mana pankreas tidak memproduksi insulin sama sekali, pemberian insulin melalui suntikan atau pompa insulin mutlak diperlukan dan umumnya seumur hidup. Hal ini karena tubuh benar-benar kekurangan hormon yang mengatur gula darah tersebut. 

Pada diabetes tipe 2, situasinya lebih kompleks. Pada awalnya, perubahan gaya hidup seperti diet sehat, olahraga teratur, dan penurunan berat badan seringkali cukup untuk mengendalikan kadar gula darah. Beberapa orang dengan diabetes tipe 2 mungkin dapat mengendalikan gula darah mereka hanya dengan gaya hidup sehat dalam jangka waktu tertentu, sehingga mereka mungkin tidak perlu obat-obatan untuk sementara. Namun, penting untuk diingat bahwa diabetes tipe 2 adalah kondisi progresif, yang berarti dapat memburuk seiring waktu. Oleh karena itu, pemantauan rutin dan konsultasi dengan dokter sangat penting.

Salah satu cara yang banyak dicari adalah penggunaan obat herbal. Sejak dulu, berbagai tanaman telah dipercaya memiliki khasiat untuk membantu mengendalikan kadar gula darah. Misalnya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun yakon, daun salam dan sambiloto memiliki kandungan yang berpotensi membantu meningkatkan sensitivitas insulin atau memperlambat penyerapan gula dalam darah.

Jadi, meskipun obat herbal bisa membantu mengontrol gula darah, penting untuk tetap berkonsultasi dengan dokter dan menjalani pengobatan medis yang dianjurkan. Dengan kombinasi yang tepat antara pengobatan medis dan penggunaan herbal yang bijak, kita bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes.

 

Waspada! Berat Badan Turun Drastis Ternyata Berbahaya

Penurunan berat badan seringkali menjadi tujuan banyak orang. Namun, penurunan yang terlalu cepat dan drastis justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Mari kita bahas lebih dalam mengenai bahaya di balik penurunan berat badan yang ekstrim.

Mereka yang memiliki berat badan lebih dan terobsesi dengan penampilan tubuh kurus, biasanya akan melakukan diet ketat tanpa menyadari banyaknya efek samping untuk kesehatan tubuh. Terlebih mereka yang memiliki berat badan tiba-tiba turun drastis tanpa ada program diet atau olahraga ekstra, apakah berbahaya?

Turunnya berat badan sebesar 4,5-5 kg atau lebih dari 5% berat awal dalam waktu 6-12 bulan tanpa adanya perubahan gaya hidup yang disengaja, seperti diet ketat atau olahraga intensif, merupakan tanda yang perlu diperhatikan.

Hal ini dapat memicu efek samping yang berbahaya, antara lain:

1. Kekurangan Nutrisi: Diet ekstrem seringkali membatasi asupan makanan tertentu, sehingga tubuh kekurangan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan protein. Kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan kelelahan, rambut rontok, kulit kering, dan gangguan fungsi organ.

2. Kehilangan Massa Otot: Saat tubuh kekurangan energi, tubuh akan mulai membakar otot sebagai sumber energi tambahan selain lemak. Padahal, massa otot sangat penting untuk metabolisme tubuh dan kekuatan fisik.

3. Gangguan Metabolisme: Penurunan berat badan yang drastis dapat mengganggu metabolisme tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih efisien dalam menyimpan lemak dan sulit menurunkan berat badan di kemudian hari.

4. Gangguan Hormon: Diet ekstrem dapat mengganggu keseimbangan hormon, terutama hormon yang mengatur nafsu makan dan metabolisme. Hal ini dapat menyebabkan masalah seperti penurunan libido, gangguan menstruasi, dan mood swings.

5. Risiko Penyakit Kronis: Penurunan berat badan yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, osteoporosis, dan gangguan imunitas.

Meskipun penurunan berat badan yang cepat tampak menarik, namun dampaknya terhadap kesehatan bisa sangat serius. Perubahan berat badan yang drastis dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari kekurangan nutrisi hingga gangguan organ. Oleh karena itu, sangat penting untuk menurunkan berat badan secara bertahap dan dengan cara yang sehat.

Jika kamu mengalami penurunan berat badan yang tidak disengaja, segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Rahasia Pola Makan Diabetesi: Bebas Komplikasi dan Hidup Sehat


Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi. Penyakit ini dapat dikelola dengan baik melalui pola makan sehat, olahraga teratur sampai pengobatan media. Salah satu kunci dalam mengelola diabetes adalah dengan mengatur pola makan. 

Mengapa Pola Makan Penting untuk Penderita Diabetes?

Makanan yang kita konsumsi memiliki dampak langsung pada kadar gula darah. Karbohidrat, salah satu nutrisi utama dalam makanan, akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh. Glukosa inilah yang menjadi sumber energi utama bagi sel-sel tubuh. Namun, pada penderita diabetes, tubuh kesulitan memproses glukosa dengan baik sehingga kadar gula darah menjadi tinggi. 

 

Ini dia alasan mengapa penting untuk menjaga pola makan. 

1. Pengaruh terhadap kadar gula darah. Makanan dengan indeks glikemik yang tinggi, yaitu makanan yang cepat meningkatkan kadar gula darah, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berbahaya bagi penderita diabetes. Begitupun sebaliknya, makanan yang indeks glikemik rendah akan meningkatkan kadar gula darah secara bertahap dan stabil. 

2. Mencegah komplikasi. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, kerusakan ginjal, masalah saraf dan kerusakan mata.

3. Meningkatkan kualitas hidup. Pola makan yang sehat mampu memberikan energi yang dibutuhkan tubuh untuk aktivitas sehari – hari. Penderita diabetes yang mengatur pola makannya dengan baik akan merasa lebih berenergi, memiliki mood yang lebih baik dan kualitas hidup yang lebih baik secara keseluruhan. 

 

Pola makan penderita diabetes bukanlah sekadar membatasi makanan. Setiap makanan yang dikonsumsi memiliki peran penting dalam mengatur kadar gula darah, memberikan energi yang cukup dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Beberapa jenis makanan yang bisa bantu kontrol gula darah:

1. Karbohidrat. Pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum utuh, oatmeal dan sayuran berpati. Karbohidrat kompleks ini akan dicerna lebih lambat sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.

2.Protein. Konsumsi protein tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan, telur dan kacang-kacangan. Protein dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan membantu memperbaiki jaringan tubuh.

3. Lemak. Batasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans yang terdapat pada makanan olahan dan daging merah. Pilihlah lemak sehat seperti yang terdapat pada alpukat, minyak zaitun dan kacang-kacangan. 

4. Serat. Tingkatkan konsumsi serat dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Serat dapat membantu memperlambat penyerapan gula darah dan menjaga kesehatan pencernaan. 

5. Gula. Batasi konsumsi gula tambahan, seperti yang terdapat pada minuman manis, permen dan kue. 

 

Contoh Menu Sehat untuk Penderita Diabetes

1. Sarapan: Oatmeal, buah-buahan segar dan kacang-kacangan. Kombinasi ini memberikan energi yang tahan lama dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

2. Makan Siang: Nasi merah, ikan bakar atau ayam panggang dan sayuran tumis. Kombinasi kandungan di dalamnya seperti nasi merah yang kaya akan serat dan vitamin B kompleks, ikan dan ayam merupakan sumber protein tanpa lemak yang baik dan sayuran tumis memberikan tambahan serat dan vitamin. 

3. Camilan: Buah-buahan segar seperti apel, pir atau jeruk. Selain itu juga bisa kombinasikan buah dengan yogurt rendah lemak dengan tambahan buah-buahan atau kacang-kacangan. Camilan sehat ini akan membantu mencegah rasa lapar di antara waktu makan utama.

4. Makan Malam: Sup sayuran dengan roti gandum utuh. Sup sayuran ini kaya akan vitamin, mineral dan serat. Roti gandum utuh memberikan karbohidrat kompleks yang lebih sehat dibandingkan roti putih. 

Tips Tambahan:

1. Variasikan menu: Jangan bosan dengan menu yang itu-itu saja. Cobalah berbagai macam resep dan kombinasikan bahan makanan yang berbeda untuk mendapatkan variasi rasa.

2. Perhatikan ukuran porsi: Meskipun makanan yang Anda pilih sehat, namun mengkonsumsi terlalu banyak tetap dapat meningkatkan kadar gula darah. Perhatikan ukuran porsi makan Anda.

3. Baca label nutrisi: Selalu baca label nutrisi pada makanan kemasan untuk mengetahui kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan gula.

4. Minum air putih yang cukup: Air putih membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu ginjal dalam mengeluarkan kelebihan gula darah.

5. Konsultasikan dengan ahli gizi: Seorang ahli gizi dapat memberikan rencana makan yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan individu.

Pola makan sehat adalah kunci dalam mengelola diabetes. Dengan memilih makanan yang tepat dan mengatur porsi makan, penderita diabetes dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup.

Langsung Makan Setelah Olahraga, Boleh Enggak Sih?


Olahraga merupakan aktivitas fisik yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. 

Namun, pernahkah Anda merasa bingung setelah berolahraga? Apakah sebaiknya langsung makan atau menunggu beberapa saat? 

Pertanyaan ini sering sekali muncul di benak para penggemar olahraga. Beberapa pendapat mengatakan bahwa makan setelah olahraga akan membuat lemak menumpuk, sementara yang lain percaya bahwa makan setelah olahraga sangat penting untuk pemulihan tubuh. Lalu, mana yang benar?

Yuk temukan jawabannya disini.

 

Meskipun banyak yang beranggapan makan setelah olahraga tidak baik buat kesehatan, justru sangat dianjurkan loh.

Kenapa ya? Selama berolahraga, tubuh kita akan membakar energi dalam bentuk glikogen yang tersimpan di otot. Glikogen ini merupakan sumber energi utama untuk aktivitas fisik. Jadi, tubuh kita tetap membutuhkan asupan makanan untuk memulihkan kondisi setelah beraktivitas fisik Meskipun dianjurkan makan setelah olahraga, namun tetap ada aturan waktu dan juga apa saja yang boleh dikonsumsi.

Waktu Yang Tepat Untuk Makan Setelah Olahraga

Waktu yang ideal untuk makan setelah olahraga adalah dalam waktu 30-60 menit setelah selesai berolahraga. Di rentan waktu inilah tubuh berada dalam kondisi anabolik atau otot lebih siap untuk menyerap nutrisi. Namun, jika Anda tidak bisa makan segera, jangan khawatir! Anda masih bisa mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat dan protein dalam waktu 2 jam setelah olahraga.

Alasan Harus Makan Setelah Olahraga

1. Gula Darah Menurun

Konsumsi makanan setelah berolahraga merupakan langkah krusial dalam menjaga kestabilan gula darah. Selama beraktivitas fisik, tubuh memanfaatkan caangan glikogen sebagai sumber energi utama. Ketika cadangan glikogen habis akibat olahraga, kadar gula darah dapat menurun drastis. Penurunan gula darah dapat memicu berbagai gejala sepeti keringat dingin, gemetar, kelemahan tubuh dan pusing. 

2. Kram Otot

Olahraga intensitas tinggi dapat menyebabkan kerusakan mikro pada serat otot. Protein yang dikonsumsi setelah berolahraga berperan penting dalam proses perbaikan dan pertumbuhan otot. Jika tubuh kekurangan protein akibatnya otot menjadi lebih mudah lelah, kekuatan otot menurun dan risiko cedera meningkat.

3. Dehidrasi 

Olahraga menyebabkan tubuh kehilangan cairan melalui kerinat. Dehidrasi akibat kehilangan cairan yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan, penurunan performa, kejang otot dan bahkan heatstroke. Selain itu, dehidrasi juga dapat menghambat proses pemulihan otot. Dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi, kita dapat meningkatkan kinerja olahraga, mempercepat pemulihan dan mencegah cedera. 

Jenis Makanan Yang Baik Setelah Berolahraga

Pilihan makanan setelah olahraga sangatlah penting karena dapat mempengaruhi kecepatan pemulihan tubuh dan kinerja kita pada sesi latihan berikutnya.  Secara umum, makanan yang ideal setelah berolahraga adalah yang mengandung kombinasi karbohidrat kompleks dan protein berkualitas tinggi.

  1. Karbohidrat kompleks. Kandungan ini biasanya ada di makanan nasi merah, roti gandum utuh, oatmeal dan ubi jalar. Jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks akan memberikan energi yang tahan lama untuk mengisi kembali cadangan glikogen yang habis saat berolahraga. 
  2. Protein. Kandungan ini biasanya ada di dalam dada ayam, ikan, telur dan kacang-kacangan. Protein dapat membantu memperbaiki dan membangun kembali serat otot yang rusak.  
  3. Lemak. Lemak yang dimaksud ini adalah lemak sehat yang ada di alpukat, kacang-kacangan dan minyak zaitun. Lemak sehat dapat membantu penyerapan vitamin larut lemak yang penting untuk proses pemulihan energi. 

Untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang hilang selama berolahraga, jangan lupa minum air putih yang cukup atau minuman elektrolit. Selain makanan padat, camilan sehat seperti buah-buahan, yoghurt atau smoothie juga bisa menjadi pilihan yang baik. Namun, perlu diingat bahwa setiap individu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan pilihan makanan dengan jenis olahraga yang dilakukan, intensitas latihan dan kondisi tubuh masing-masing. 

 

Potensi yang Tersembunyi di Balik Sumber Daya Alam: Membangun Bisnis dari Alam

Sektor perekonomian di Indonesia saat ini masih dibatas minim. Berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya, aksesibilitas yang sulit,  serta kebijakan yang belum mendukung pengembangan di berbagai wilayah menjadikan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah tersebut tertinggal. Akibatnya ini akan menimbulkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial yang tertinggal di beberapa daerah.

Seperti banyak orang tahu, sumber daya alam di Indonesia sangat melimpah. Setiap sudut wilayahnya memiliki potensi untuk pengembangan bahan yang ada. Potensi inilah yang bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk mendukung pengembangan dan meningkatkan kesejahteraan wilayah. Namun, sayangnya tidak semua masyarakat sadar akan adanya Sumber Daya Alam yang ternyata bisa diubah menjadi sumber mata pencaharian mereka. 

Minimnya kesadaran ini bisa jadi dipengaruhi oleh sempitnya pengetahuan dan inovasi yang ada di masyarakat wilayah terpencil dari bagaimana cara mengolahnya, mengelola, mengembangkan hingga mempertahankan. Oleh karena itu, beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk mengembangkan wilayah pada sektor bisnis:

  1. Pengembangan pada sektor ekonomi. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara merata, perlu ada upaya untuk mengembangkan berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.
  2. Pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan ini bisa dilakukan dengan memberikan pelatihan atau pendidikan yang berkualitas, memberikan modal usaha atau membuka peluang usaha untuk masyarakat setempat.
  3. Peningkatan aksesibilitas wilayah. Peningkatan akses transportasi dapat memperbaiki konektivitas wilayah dan membuka peluang baru untuk investasi.
  4. Kerjasama antar wilayah. Strategi ini mampu membantu dalam memperluas pasar dan membuka peluang baru masyarakat di berbagai wilayah. 
  5. Pemanfaatan teknologi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi mampu memperbaiki sistem manajemen, pemasaran dan pengembangan sumber daya manusia. 

Indonesia memiliki wilayah yang luas yang didalamnya kaya akan sumber daya alam. Dengan melakukan strategi diatas, sumber daya ini bisa menjadi fondasi usaha yang menguntungkan dan berkelanjutan. Untuk itu, ini dia berbagai pemanfaatan sumber daya alam yang berpotensi untuk usaha.

  1. Lahan pertanian atau perkebunan. Banyak dan luasnya lahan di daerah perdesaan ini memiliki potensi dijadikan pertanian organik. Selain pertanian organik, lahan yang luas juga berpotensi dibuatkan sebuah perkebunan seperti kelapa sawit, kopi, teh dan lain sebagainya. Lahan yang dimanfaatkan dengan sistem polikultural, warga desa dapat memperoleh keuntungan ganda yaitu hasil panen yang lebih beragam dan melimpah serta lingkungan yang lebih sehat. 
  2. Hutan. Kayu dan hasil hutan non-kayu seperti getah, madu dan tanaman obat, dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Keindahan alam hutan desa juga bisa dijadikan sebagai daya tarik wisata. Dengan mengelola hutan secara berkelanjutan, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.
  3. Sumber daya air. Sumber air yang melimpah di desa menyimpan potensi yang sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu potensi yang menjanjikan adalah budidaya perikanan air tawar dengan menjadikan sentra produksi ikan seperti nila, lele dan gurame. Hasil budidaya ini dapat dipasarkan ke daerah lain sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat. 
  4. Pariwisata alam. Agrowisata bisa menjadi pilihan antara kegiatan pertanian dan pariwisata. Desa yang kaya akan potensi alam, wisatawan dapat secara langsung terlibat dalam aktivitas pertanian. Mereka dapat belajar menanam berbagai jenis tanaman, memanen hasil bumi dan lain sebagaimana. 

Dengan memanfaatkan kekayaan alam di berbagai wilayah, kita bisa menciptakan peluang usaha yang bagus. Usaha ini tidak hanya menguntungkan secara ekonomi saja, namun juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. 

Pilihan Editor: Cara Membuat Wajah Glowing dan Bebas Jerawat

Cara Membuat Wajah Glowing dan Bebas Jerawat

Siapa sih yang ga pengen punya wajah glowing dan tanpa berjerawat?

Setiap wanita pasti menginginkannya bukan? Berbagai perawatan akan dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Skincare menjadi treatment yang familiar di kalangan remaja, mulai dari melembabkan kulit, menghilangkan bekas jerawat hingga mencerahkan kulit. Namun, siapa sangka, skincare ternyata dapat merusak kulit jika digunakan dengan cara yang tidak tepat. 

Kesehatan kulit sangat dipengaruhi oleh asupan vitamin. Vitamin berperan penting dalam menjaga elastisitas kulit, mencegah peradangan, dan memperlambat proses penuaan.

Yuk, cari tahu vitamin apa aja yang dibutuhkan untuk kulit kita. 

  1. Vitamin E. Vitamin E ini bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, bikin kulit jadi lembut dan mencegah munculnya tanda-tanda penuaan. Vitamin ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan seperti bayam atau kacang-kacangan. 
  2. Vitamin C. Vitamin C mempunyai segudang manfaat untuk kulit seperti membantu produksi kolagen untuk menjaga elastisitas kulit. Selain itu, vitamin C juga bisa mencerahkan kulit kusam, mengurangi noda bekas jerawat atau flek hitam hingga membantu dalam penyembuhan luka. 
  3. Vitamin A. Manfaat yang dimiliki vitamin A seperti membantu memperbaiki sel-sel kulit, sehingga kulit bisa selalu terlihat segar. Selain itu juga bisa mencerahkan kulit yang kusam, mengurangi noda bekas jerawat atau flek hitam dan bikin kulit jadi lebih kenyal. Sifat anti-inflamasi di dalamnya bisa bantu meredakan jerawat. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin A harian, bisa konsumsi makanan seperti wortel atau bayam. 

Perawatan alami menjadi cara yang terbaik untuk mendapatkan hasil kulit yang maksimal. Mengonsumsi jus buah dan sayur mampu membantu kulit mendapatkan nutrisi dari dalam. Beberapa jenis jus memiliki kandungan vitamin, mineral dan antioksidan yang dapat membantu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak, meningkatkan produksi kolagen serta melawan radikal bebas yang menyebabkan penyebab kerusakan kulit.

Berikut adalah 7 jenis jus yang bisa kamu coba untuk mendapatkan kulit yang sehat dan glowing:

  1. Jus seledri. Seledri kaya akan vitamin, mineral dan antioksidan yang bisa bantu meredakan peradangan penyebab jerawat. Selain itu, kandungan airnya yang tinggi juga bikin kulitmu jadi lebih lembab dan terhidrasi. Jangan lupa untuk rutin minum jus seledri untuk mendapatkan kulit yang lebih cerah dan sehat
  2. Jus wortel. Kekurangan vitamin A ternyata bisa memperparah jerawat. Kandungan vitamin A yang tinggi dalam wortel mampu membantu mengatasi jerawat, meminimalisir peradangan dan menjadi eksfoliasi alami bagi sel kulit mati. 
  3. Jus kale. Kombinasikan sayuran kale ini dengan bayam yang didalamnya mengandung vitamin A yang berperan penting untuk pergantian sel normal dan vitamin C yang memiliki khasiat penyembuhan dan mampu mencerahkan kulit. 
  4. Jus timun. Salah satu jus detox yang mampu membantu dalam memberikan kulit yang bercahaya. Timun mempunyai asam tertentu yang baik untuk kulit dan mencegah retensi air sehingga berdampak pada kelembapan kulit. 
  5. Jus lemon. Buah lemon terkenal akan sebagai pencerah alami. Kandungan didalamnya seperti asam sitrat mampu membantu menghilangkan noda hitam bekas jerawat di permukaan kulit. 
  6. Jus tomat. Adanya kandungan antioksidan yang kuat yaitu lychopene, mampu melindungi kulit dari sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya bagi kesehatan kulit. Kandungan didalamnya ini meningkatkan kolagen, meremajakan kulit, mengurangi bekas jerawat dan membuat kulit lebih cerah.

Perawatan wajah alami menawarkan pendekatan yang lebih lembut untuk kulit. Meskipun butuh waktu, hasilnya akan terlihat pada kulit yang lebih glowing dan sehat. Selain konsumsi minuman jus sayur dan buah, kamu juga perlu memperhatikan asupan tubuh. Apa yang kita makan dan minum sangat mempengaruhi kondisi kulit kita. Elastin dan kolagen, dua komponen untuk kulit yang sehat dan awet muda, sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang kita dapatkan.