Gangguan Kulit dan Diabetes

Bagi anda penderita diabetes pasti sudah tahu bahwa setelah terdiagnosa anda akan melakukan pengelolaan pola makan. Disamping itu, juga memeriksa kadar gula darah. Selain itu (bisa) juga pemberian atau penambahan insulin bagi tubuh baik secara suntikan maupun oral.
Namun tahukah anda? Bahwa masih banyak penderita diabetes yang secara tidak sadar tidak melakukan antisipasi ganggungan kulit yang secara umum terjadi. Padahal, jika kadar gula darah tinggi maka akan menyebabkan kulit kering, gatal-gatal, retak, kesulitan penyembuhan luka dan infeksi.
Demikian juga dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan aliran darah yang terbatas ke daerah-daerah tertentu dari tubuh menyebabkan infeksi bakteri dan jamur. Sementara itu, suntikan insulin dapat menyebabkan rosacea (kulit kuning) bisa terjadi pada kasus yang parah dan jarang.
Ada banyak gangguan kulit bagi penderita diabetes. Namun hal itu pun dapat dicegah melalui manajemen kadar gula darah dan perawatan yang cerdas terhadap masalah kulit yang timbul. Inilah 3 tips sederhana untuk perawatan kulit diabetes.
Hindari Kulit kering
Untuk menghindari kulit kering, mandilah dengan air hangat (tidak panas) dan gunakan sabun dengan ringan saja. Gunakan lotion atau krim yang bisa mempertahankan kelembaban kulit.
Bila anda mengalami musim dingin yang kering, jaga rumah dan lingkungan sekitarnya tetap lembab. Selalu periksa kulit anda secara teratur, terutama pada titik-titik merah, benjolan atau kelainan lainnya.
Pastikan kotak P3K selalu ada di rumah. Hal ini dapat membantu anda memberikan pertolongan pertama jika mungkin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Pastikan obat seperti salep anti bakteri, petroleum jelly bersih, kain kassa, hypoallergenic tape dan handuk yang rutin dicuci ada di kotak P3K.

Waspadai masalah pada kaki anda
Penderita diabetes juga rentan terhadap masalah kaki seperti lecet, retak kaki, infeksi dan kondisi kulit yang kurang sirkulasi atau kerusakan syaraf. Pencegahan masalah ini bisa dilakukan dengan memakai sepatu. Hal ini dapat mencegah kaki anda mengalami kerusakan syaraf.
Periksa kaki anda secara teratur setiap hari dan kunjungi dokter anda untuk pemeriksaan kaki paling tidak 6 bulan sekali sekali.

Tangani masalah dengan tepat
Meskipun penderita diabetes mengalami banyak kesulitan dalam perawatan kulit, tetapi pencegahan masih mungkin sekali dilakukan. Dengan perawatan dan penanganan yang tepat, gangguan kulit tidak harus menjadi masalah yang sulit bagi anda. Selalu kunjungi dokter kulit anda dengan teratur untuk mendapatkan konsultasi dan rekomendasi yang tepat.
Semoga bermanfaat.
